Miris, Siswa SDN Ngroto Belajar Dibangunan Sekolah Tak Layak

0
704
Foto: Siswa SDN Ngroto saat mengikuti kegiatan belajar mengajar. Selasa (25/2/2020). (Muhammad Minan Bashori).

REMBANG, BMonline – Kondisi Sekolah Dasar Negeri Ngroto, Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang Jawa Tengah sangat memprihatinkan. Terutama disalah satu bangunan ruangan kelas 4, 5, 6 dan kantor guru. Selasa (25/2/2020)

Berdasarkan pantauan Beritamerdekaonline.com dilapangan, banyak kondisi fisik dari bangunan sekolah tersebut yang rusak. Seperti bagian kusen jendela yang rapuh akibat termakan usia, dinding ruang kelas yang mengalami keretakan dan kerusakan lainnya.

Hal itu diungkapkan salah satu siswa SDN Ngroto, Radiva Aulia kelas 6, dirinya merasa was – was ketika hujan turun. dikarenakan saat musim penghujan seperti ini, proses pembelajaran menjadi sedikit terhambat.

“Kondisi sekolah saya sudah rusak parah, semua teman – teman khawatir jika terjadi apa-apa saat hujan turun, air hujan juga masuk kedalam kelas,” ucapnya.

“Semoga bangunan sekolah kami cepat mendapatkan perbaikan, sehingga saat proses pembelajaran nanti menjadi nyaman dan aman,” pintanya.

Kepala Sekolah SDN Ngroto, Hintikah mengatakan total murid di SDN Ngroto adalah 64 siswa. perihal kerusakan di beberapa ruang kelas, mulai dari kelas 4, 5 dan 6 yang kondisi bangunannya sudah sangat parah dan kerusakan paling parah berada diruang kelas 6 dan kantor guru.

“Benar, kerusakan paling parah yakni dibagian dinding ruang kelas 6 yang mengalami keretakan pada dindingnya dan kusen – kusen jendela yang rapuh akibat termakan usia,” bebernya.

Hintikah menambahkan kondisi seperti ini sudah berjalan hampir empat tahun lamanya, akan tetapi sebelumnya gedung sekolah sudah mengalami renovasi pada tahun 2012 lalu.

“Tetapi saat itu memang kayu – kayu yang lama secara terpaksa harus digunakan lagi. mungkin itu salah satu penyebabnya jika kusen – kusen jendela yang rapuh akibat termakan usia,” jelasnya.

Dari pihak kami sudah melaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Rembang, dan diperkirakan kerusakan pada bangunan ini lebih dari 65 persen. Akan tetapi, sampai sekarang belum adanya petugas yang turun langsung ke lokasi.

“Saya miris, ketika musim penghujan seperti sekarang ini. Para siswa siswi dihimbau agar berkumpul di pojok ruangan, yang penting pembelajaran tetap berlangsung dan bila hujan tiba, kami tidak berani menyentuh papan tulis, karena saya khawatir jika nantinya ada kejadian seperti di pemberitaan,” imbuhnya.

“Semoga saja sampai sekolah ini direnovasi, tidak ada kejadian apa – apa, semua murid dan gurunya selamat,” tambahnya.

Harapan kami semoga pemerintah khususnya Dinas Pendidikan, bisa segera merealisasi dari apa yang kami keluhkan dan apa yang kami ajukan, tidak hanya bangunan ruang kelas, namun, juga untuk pembangunan pagar sekolah, semoga janji Bapak Bupati bisa ditepati.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang H. Abdul Hafidz saat melakukan kunjungan di SDN Ngroto dalam rangka Hari Pers Nasional 2020, menjelaskan secepatnya akan kita turunkan tim Untuk melakukan pengecekan di SDN Ngroto ini.

“Jika nanti kerusakannya ringan, akan kami kaji di perubahan diakhir tahun ini, akan tetapi, jika itu mengalami kerusakan berat, nantinya akan kami usulkan pada tahun 2021,” tegasnya.

“Minggu ini akan kita usulkan, melakukan pengecekan langsung. Kami selaku Bupati Rembang tentunya sangat merespon, tetapi tidak hanya dalam hal ini saja, karena dari awal visi dan misi yang sudah kami tanamkan, adalah kesehatan dan pendidikan. Jadi yang berada didaerah terpencil, jika ada informasi, sampaikan saja, kami akan cepat merespon,” pungkasnya. (Minan)

Penulis : Minan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here