Optimis Pisang Cavendish Bisa Untuk Komoditi Ekspor Bener Meriah, Plt Bupati Minta PT.GGP Kembangkan

0
70
Plt Bupati Dailami saksikan Pelepasan Pisang Mas ke Singapura dari Lampung oleh Kementrian Perekonomian dan PT. GGP.

Redelong, Beritamerdekaonline.com – Plt. Bupati Bener Meriah Dailami meminta pihak PT. Great Giant Pineapple (GGP) dan masyarakat untuk kembangkan Pisang Cavendish di daerah Bener Meriah.

Hal ini diungkapkannya, pada saat pelepas ekspor pisang Mas dari Kabupaten Tanggamus Prov. lampung ke Negara Singapura, oleh Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonsesia bekerjasama dengan PT. Great Giant Pineapple (GGP), dua hari lalu.

Dikatakannya, menyampaikan bahwa Bener Meriah siap menjadi Mitra PT. GGP dalam pengembangan Pisang Cavendish untuk Pasar ekspor, saat ini memang hanya kurang lebih 4 hektar yang sudah panen dan dipasarkan secara lokal.

“Kami optimis pisang Cavendish Bener Meriah akan menembus Pasar ekspor juga, karena pengembangan ratusan hektar dapat dilakukan di Bener Meriah, kami meminta dukungan Kementerian dan PT. GGP untuk mewujudkan hal tersebut, karena untuk lahan kami sudah siapkan<" tutup Dailami di samping kadis Pertanian Bener Meriah Ir. Nurisman. Sebelumnya,Dailami, Pelaksana Tugas Bupati Bener Meriah hadiri Pelepasan Ekspor Pisang Mas ke singapura dari Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung (30/09/2021), yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonsesia bekerjasama dengan PT. Great Giant Pineapple (GGP) Pihak PT. GGP mengatakan Pisang Mas itu merupakan hasil perkebunan kemitraan dengan petani di kecamatan Sumber Rejo, Kabupaten Tanggamus sejak tahun 2017, jelas Drh. Welly Sugiono selaku Direktur Affairs Perusahaan yang bergerak dibidang pertanian buah-buahan itu. “Saat ini, sudah ada 400 hektar lebih perkebunan Pisang di Kabupaten Tanggamus, hasil kemitraan dengan PT. GGP, dimana pola kemitraan ini dianggap lebih menguntungkan bagi petani dan perusahaan," ucap Drh. Welly Pelepasan Ekspor tersebut langsung dihadiri Wamen Pertanian RI Harvick Hasnul Qalbi, Deputi Perkoperasian Kementerian Koperasi, Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis dan Hortikultura Kemenko Perekonomian, Asisten Bidang Ekonomi Provinsi Lampung dan 11 kepala Daerah yang merupakan lokus Program Kemitraan pertanian PT. GGP. (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here