Pemdes Sayur Mahiccat Tebang Pilih, Sikaya Dapat Bantuan Simiskin di Lupakan

0
183

Padang Lawas, Beritamerdekaonline.com – Pemerintahan Desa Sayur Mahiccat Kecamatan Barumun Selatan Kabupaten Padang Lawas diduga tebang pilih dalam menyalurkan Bantuan bantuan pemerintah kepada warganya, dimana Sikaya dapat bantuan simiskin dilupakan, Jum’at 11 Juni 2021.

Demikian pernyataan yang dilontarkan warga Desa Sayurmahiccat Ibu Masroia (52) dengan beberapa Ibu ibu lainnya kepada Awak Media ini, dengan nada kecewa mereka menyampaikan keluhan keluhan terkait kebijakan Kepala Desa Sayur Mahiccat Torkis Siregar dan Kaur kaurnya.

Dicontohkan, Ibu Longgo Ria (79), Sitikosyatun (43), Jefri Efenndi (21), Nurmasito Hasibuan (44), Siti Amar (60) dan banyak lainnya warga miskin di Desa Sayur Mahicccat ini yang miskin tidak mendapat bantuan apa apa dari Pemerintah, malah kami sangat heran orang orang terhitung kaya di Desa ini yang mendapat bantuan pemerintah, jelas Masroia.

Lebih lanjut di paparkannya, Orang kaya punya kebun sawit, punya mobil, punya truk, punya usaha panglong, usaha Dagang Grosir yang mendapat, seperti H. Asrul paling kaya di Sayurmahiccat, H. Barumun, H. Ramlan, Simantari, Kumbel dan pemilik toko Manna Minni mereka mereka ini yang dapat bantuan. Jelasnya.

Sitiamar Hasibuan (60) selaku guru mengaji, bilal mayit di Desa tersebut juga mengaku tidak dapat bantuan apa apa dari pemerintah, seperti Kemaren Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa orang kaya yang mendapat.

Yang herannya, kami simiskin ini selalu di data, di fhoto di suruh melengkapi fhoto copy KTP, KK tapi entah buat apa.. yang jelas begitu kluar bantuan kami hanya tinggal dapat cerita pungkas Sitiamar merasa sedih atas sikap Pemerintahan Desa mereka terhadap warga Miskin.

“Belum lagi omongan Kaur Afner dan Marhaban yang sombong sering menghimar himar.. kalian mau mengadu mengadu silahkan lapor lapor lah.. siapa rupanya dekking kalian.. ” sehingga kami tak berdaya jelas mereka.

Kepala Desa Sayur Mahiccat Torkis Siregar ketika di konfirmasi Beritamerdekaonline.com melalui telpon selulernya jum’at 11/6, menjelaskan bahwa yang mereka bilang itu tidak benar, mereka itu sudah pernah mendapat, hanya saja karena jumlah penerima di Desa kita banyak yang layak, jadi saya ganti ganti orang setiap tahapan penyaluran, gak mungkinlah mereka trus, sementara masih banyak yang belum mendapat, jelas Kades.(Bonardon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here