Pengadilan Negeri Redelong Putuskan 5 Tersangka Ijazah Palsu

0
2556

Redelong, Beritamerdekaonline.com –  Majelis hakim Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong, bacakan putusan terhadap perkara kasus dugaan pembuatan Ijazah palsu di Dinas Pendidikan Bener Meriah.  Dengan terdakwa masing-masing AS, SM, KS, GW dan RF.

Sidang putusan perkara dugaan ijazah palsu yang digelar di Pengadilan Negeri Simpang Tiga Redelong, Kabupaten Bener Meriah tersebut dipimpin oleh Majelis Hakim Ahmad Nur Hidayat didampingi hakim Benny Kriswardana, Rizky Fadila, Dedi Alnando dan Fadilah Usman.

“Untuk terdakwa AS divonis 1,4 Tahun, sementara terdakwa KS dan SM divonis hukuman 1,2 tahun penjara “ kata Ketua Majlis hakim PN Simpang Tiga Redelong, Ahmad Nur Hidayat saat dikonfirmasi media ini, Rabu, 21 Juli 2021

Sedangkan untuk terdakwa, GW dan RF divonis hukuman penjara 1,3 tahun. Jelas Ahmad Nur Hidayat

Ia menjelaskan, untuk terdakwa AS, KS dan SM sidang pembacaan putusan perkara dipimpin Ahmad Nur Hidaya didampingi hakim Benny Kriswardana dan Rizky Fadila. Sementara untuk terdakwa GW dan RF sidang putusan perkara di pimpin Ahmad Nurhidayat didampingi Dedi Alnando dan Fadilah Usman. Ungkap Ketua PN Redelong Simpang Tiga itu.

Menurutnya, sidang perkara kasus dugaan ijazah palsu itu lebih dari 8 kali persidangan, sebab banyak saksi-saksi yang dihadirkan. Terangnya

“Terhadap terdakwa semoga efek jeranya terpenuhi atas putusan ini .“ ujar Ahmad

Seperti deketahui, kasus dugaan ijazah palsu yang beredar bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah awalnya terbongkar atas ungkapan salah seorang Aktivis Gayo, Badri Linge.

Pada saat itu, Badri melalui keterangan tertulisnya kebeberapa media menyebutkan, banyak aparatur desa di Kabupaten Aceh Tengah diduga mengunakan ijazah palsu paket C sebagai syarat perlengkapan  administrasi calon aparatur.

Gerak cepat Polres Bener Meriah melalui Reskrim berhasil mengungkap dugaan kasus ijazah palsu itu dan menahan 5 tersangka pada bulan Januari 2021 yang lalu.

Kelima tersangka yang ditahan masing-masing AS yang merupakan staf di Dinas Pendidikan Bener Meriah, SM bekerja di Puskesmas Pante Raya, KS Kasubag perencana pada dinas Pendidikan Bener Meriah, GW yang bekerja sebagai Satpol PP, dan RF bekerja di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bener Meriah (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here