Polres Aceh Utara Turunkan Tim, Menindak Lanjuti Magkak Rumah Dhuafa Desa Kp. Banten

0
248

 Aceh Utara – Penyidik Polres Aceh Utara mulai menindaklanjuti laporan terkait mangkraknya rumah bantuan dhuafa di Desa kp.Bantan Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Sebanyak 4 unit rumah dhuafa sumber anggaran dana desa tahun 2018 dilaporkan tidak selesai dibangun.

“Sudah. Sudah kita turunkan tim untuk mengecek laporan tersebut” kata Kapolres Aceh Utara AKBP Ian Rizkian Milyardin melalui Kasat Reskrim AKP Adhitya Pratama kepada beritamerdekaonline.com. di ruang kerjanya di Lhoksukon, Selasa sore (22/10/2019).

Menurut Kasat Reskrim, pihaknya belum dapat menyimpulkan apa-apa atas laporan tersebut, meskipun dia mengakui kondisi rumah terbengkalai, persis seperti yang dilaporkan. Penyidik Polres Aceh Utara, kata Adhitya, hanya turun untuk mengambil dokumentasi di lapangan.

“Tindak pidana korupsi itu kan prosesnya panjang. Ini baru pengecekan di lapangan bagaimana kondisi sebenarnya. Selanjutnya baru kita terbitkan Sprintlidik untuk memulai tahap penyelidikan,” kata Kasat Reskrim.

Pun demikian ketika disinggung apakah kasus mangkraknya rumah bantuan untuk warga kurang mampu itu akan berakhir di pengadilan, Kasat Reskrim menggaransi pihaknya akan memproses kasus tersebut.

“Nantilah, karena nanti kita surati dulu inspektorat untuk menghitung, apakah ada kerugian negara didalamnya” kata AKP Adhitya.

Baca Juga : Usut Kasus ADD Mangkrak Forum Pemuda Aceh Utara Angkat Bicara

Sebelumnya, Forum Pemuda Aceh meminta kepada penegak hukum yaitu penyidik Polres Aceh Utara untuk mengungkap kasus proyek rumah dhuafa yang terbengkalai. Dari 6 unit yang dianggarkan, rumah bantuan hanya selesai dibangun. sementara 4 unit lainnya terbengkalai hingga masa jabatan Kades kp.Bantan berakhir pada pertengahan tahun ini.

Dihubungi melalui pesan singkat whatsapp, Kades kp.Bantan Ibrahim tidak menanggapi konfirmasi dari awak media. zul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here