Polres Kapuas, Layanan SIM Keliling untuk Masyarakat Kapuas dan Sekitarnya

0
947
Foto: kanan (Kanit Reg Ident Ipda Nur Rokhim S.H, dgn awak media Berita Merdeka online. Hazairin)

Kapuas, Beritamerdekaonline.com – Satuan Polisi Lalulintas dari Mapolres Kapuas melaksanakan kegiatan pelayangan [erpanjangan dan pembuatan SIM keliling dengan sitem jemput bola ke Desa Pujon ibu kota Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalteng, Rabu (8/7/2020).

Palayanan SIM keliling ini di galakan agar masyarakat tetap dapat mengurus persoalan SIM baik perpanjang maupun pembuatan baru walau di tengah masa pandemi Viruscorona dan dapat memutus mata rantainya, karena Kabupaten Kapuas masuk zona merah akibat banyaknya yang terpapar atau positif COVID-19.

Pelayanan SIM keliling ini juga tetap mengikuti protokol kesehatan yakni mencuci tangan, pakai masker dan jaga jarak antar individu.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Subekti menjelaskan, “kegiatan ini Bertujuan untuk mempermudah, agar orang yang mau membuat atau memperpanjang SIM tidak perlu jauh-jauh lagi ke Kapuas dan tidak butuh waktu lama, apalagi disaat Pandemi COVID-19, pasti ada pemeriksaan surat kesehatan atau Test Rapid ditiap-tiap posko penjagaan antar daerah, kalau tidak dilengkapi dengan hasil Test Rapid pasti tidak mudah untuk bisa lewat.”.

Pembuatan dan perpanjangan SIM yang seharusnya cukup satu hari walau tertunda bisa menjadi tiga hari setelah ada kordinasi dari Kanit Rek Indent Polres Kapuas Ipda Nur Rokhim, S.H, dengan Mapolres Kapuas.  oleh sebab banyaknya orang-orang yang mau membuat SIM dan perpanjangan.

Kegiatan pelayanan SIM keliling ini dimulai sejak hari Senin, tanggal 6 Juli 2020 dan berakhir pada Rabu 8 Juli 2020.

Warga masyarakat dari berbagai desa yang ada di Kecamatan Kapuas Tengah sangat antusias dan mengapresiasi sebab sudah sekian lama menunggu adanya pelayanan SIM Kembali. Karena kurang lebih satu tahun sudah tidak ada lagi pelayanan SIM keliling ini.

“Perlu ditambahkan untuk kendaraan roda dua dan empat yang ingin memperpanjang pajak kendaraan bermotor pertanggal 31 Juli 2020 beban tunggakan tidak dikenakan biaya denda atau digeratiskan.” Pungkas Kanit Rek Indent Ipda Nur Rokhim, S.H, pada awak media Beritamerdekaonline.

Penulis: (Hazairin)

Editor: (Mitra Pizer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here