Polres Palas Limpahkan Berkas, Pitra Romadoni Nasution Mintak Kejari Harus Konsisten Tegakkan Hukum

0
412

PADANG LAWAS, Beritamerdekaonline.com
Sekretaris Jendral Mahkamah Keadilan Pitra Romadoni Nasution, minta Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Padang Lawas, agar konsisten dalam menegakkan hukum terkait berkas tersangka MS atas Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana THR Buruh.

“Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang merugikan Buruh Harian Lepas (BHL) di Padang Lawas kini kasusnya telah dilimpahkan pihak Polres Palas ke Kejaksaan Negeri Padang Lawas, sesuai laporan dibuat AR pada 19 September 2020 lalu,” jelas Pitra Romadoni kepada Beritamerdekaonline.com, Rabu (04/11/2020).

Dikatakannya, tersangka MS, warga Desa Ujung Batu Kecamatan Sosa itu, diduga telah melanggar pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan THR untuk karyawan BHL salah satu perusahaan di Kabupaten Padang Lawas.

Sekretaris Jendral Mahkamah Keadilan Pitra Romadoni Nasution, menilai Laporan Polisi No. LP/139/IX/2020/SU/Palas/SPKT tersebut harus disikapi serius oleh Kejaksaan Negeri Padang Lawas, karena menyangkut masalah kesejahteraan buruh harian lepas di Kabupaten Padang Lawas, nasib buruh yang menjadi korban ini harus diperjuangkan haknya sehingga tidak ada lagi terulang peristiwa yang membodohi kaum buruh dikemudian hari.

Lebih dari itu Pitra Menilai, Kepala Kejaksaan Negeri Kab. Padang Lawas Yuni Khristanti Purnawanti harus berani tegakkan hukum dengan menahan Tersangka MS, karena ancaman Pasal Pidana yang dilaporkan AR dan kawan-kawan sudah melebihi diatas 5 Tahun yakni Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP.

“Segala tindakan kriminal tidak boleh diberikan ruang gerak untuk menjaga agar peristiwa pidana tidak terulang lagi, apalagi ini yang menjadi korban adalah orang susah para buruh harian lepas,” ucapnya.

“Semua aparat penegak hukum di Padang Lawas harus menindak tegas para pelaku kriminal yang berkedok memperjuangkan rakyat, tapi ujungnya menipu rakyat dan membodohi masyarakat awam, serta menakut-nakuti Pejabat Pemerintahan atas nama rakyat untuk kepentingan pribadinya, sehingga yang menjadi korbannya secara tidak langsung adalah masyarakat,” tutupnya.

Kapolres Padang Lawas AKBP Jarot YA.SIK melalui Kasat Reskrim IPTU Aman Putra B ketika di konfirmasi Awak Media ini, membenarkan, bahwa laporan AR bersama dengan rekan rekannya sesuai Laporan Polisi No. LP/139/IX/2020/SU/Palas/SPKT dimana MS telah berstatus tersangka.

“Berkasnya telah kita limpahkan ke Kejaksaan Negeri Padang Lawas,” jelas Aman.

Sementara, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Yuni Khristanti Purnawanti, ketika hendak di konfirmasi Awak Media ini, baik Via telponnya dan maupun Via chattingan di WhatsAppnya, hingga berita ini ditayangkan belum dapat jawaban. (Bonardon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here