Polres Palas Limpahkan Tersangka dan Barang bukti TP Penipuan dan Penggelapan Kasus CPNS Tahun 2013 ke Kejari

0
396
Foto: Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, M.Kes Mengukuhkan dan Melantik Pejabat Struktural pada lingkungan Inspektorat Aceh di Aula Inspektorat Aceh, Banda Aceh, Jumat (22/10/2021).

Padang Lawas, Beritamerdekaonline.com –Polisi Resort Padang Lawas (Polres Palas) akhirnya melimpahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana penipuan dan penggelapan kasus penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2013 ke Kejaksaan Negeri Sibuhuan, Kamis, 21 Oktober 2021 sekira pukul 18.00 Wib.

Demikian jelas Kapolres Padang Lawas AKBP Indra Yanitra Irawan SIK. M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Aman B. Putra SH, diterangkannya, pada tanggal 22 Maret 2021 pihak Sat Reskrim Polres Palas menerima laporan pengaduan dari korban AAMN (33), sesuai surat Laporan Polisi Nomor. Pol : LP/86/IlI/2021/SPKT/PALAS/SU, tanggal 22 Maret 2021,

Menindak lanjuti laporan tersebut, sehingga Sat Reskrim Polres Padang Lawas melakukan penyidikan dan mengingat unsur dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagai mana di maksud dalam uraian Pasal 378 dan atau pasal 372 dari KUHPidana terpenuhi, akhirnya pada tanggal 31 juli 2021 sekira pukul 13.00 Wib di lakukan penahanan terhadap tersangka SDW (51) warga Desa Hasahatan Julu Kecamatan Barumun Baru.

Lebih lanjut di jelaskannya, sehubungan dengan penyerahan berkas perkara pidana atas nama tersangka SDW (51) kepada pihak Kejaksaan Negeri Padang Lawas tanggal 09 Agustus 2021 nomor B/612/VIII/2021 Reskrim untuk dilakukan penelitian, telah di balas pihak Kejari Padang Lawas bahwa berkas tersebut sudah lengkap.

Atas dasar ketentuan pasal 8 ayat (3)b, pasal 138 ayat (1), dan pasal 139 KUHAP sesuai Surat pihak Kejari tertanggal 15 Oktober 2021 agar pihak Polres Palas menyerahkan tanggung jawab tersangka SDW dan Barang bukti, sehingga kita dari Polres Palas dengan Surat Nomor : B/889/X/2021/Reskrim tertanggal 21 Oktober 2021 telah melakukan pengiriman tersangka dan Barang bukti Kepada pihak Kejaksaan Negari Padang Lawas, pungkas Aman

Kronologis; sesuai pemberitaan di media ini sebelumnya;

Merasa tertipu tak kunjung jadi Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya korban AAMN (33) warga Jalan Karya Kecamatan Medan Barat Kota Medan, akhirnya Polisikan Agen CPNS tahun 2013 untuk Kabupaten Padang Lawas.

Pertemuan korban AAMN selaku pelapor dengan tersangka yang diduga menjadi agen CPNS pada tahun 2013 tersebut.

Tersangka SDW (51) warga Desa Hasahatan Julu Kecamatan Barumun Baru Padang Lawas, pada tanggal 14 November 2013 sekitar pukul 14.00 Wib mendatangi Ibu korban selaku pelapor, kemudian tersangka menjanjikan bisa mengurus pelapor untuk menjadi ASN pada penerimaan CPNS tahun 2013 di Kabupaten Padang Lawas dengan membayar Rp. 150 juta.

Setelah melalui tahapan pelamaran, tes hingga pengumuman ternyata si pelapor tidak lulus menjadi ASN, kemudian di tanggal 18 Maret 2014 tersangka SDW kembali mendatangi ibu korban selaku pelapor dan mengatakan bahwa tersangka bisa memasukkan pelapor untuk menjadi ASN dengan cara menyisipkan pada penerimaan CPNS tahun 2016 dengan membayar 50 juta rupiah kemudian di tahun 2016 sampai dengan saat sekarang ini pelapor belum juga di angkat menjadi ASN, dan total uang yang di terima oleh tersangka sebesar 200 juta rupiah, namun harapan korban selalu sia sia.

” Atas kejadian tersebut korban membuat Laporan ke Polres Padang Lawas sesuai Laporan Polisi Nomor. Pol : LP/86/IlI/2021/SPKT/PALAS/SU, tanggal 22 Maret 2021, (Bonardon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here