Sarlina Wati: Belanja Pemkab Agara Diduga Mar’up dan Tumpang Tindih

0
4799
Foto: Sarlina Wati Tim Pansus II DPRK Agara

Aceh Tenggara, Beritamerdekaonline.com – Belanja Pemerintah Aceh Tenggara (Agara) tahun anggaran 2019 senilai Rp 7 Miliar diduga mar’up dan tumpang tindih, terpantau ketika DPRK Aceh Tenggara saat melakukan Pansus ke lingkungan Sekda Kabupaten Agara beberapa waktu yang lalu.

Pansus itu dilaksanakan untuk penilaian Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati dan Wakil Bupati Agara Tahun anggaran 2019,yang digelar sejak 27/04 sampai dengan 13/06/ 2020.

Namun hasil pansus II bahwa belanja Pemerintah Agara untuk makan-minum Lingkungan Sekda Kab,senilai Rp 7.009.162.000 dan Rp 7.019. 412.000, diduga mar’up dan tumpang-tindih,

Pasalnya Kabag Umum Sekda Kab tidak dapat menjelaskan belanja daerah itu kepada Tim pansus II

Ketika Anggota Tim Pansus II DPRK Agara, Sarlina Wati, memaparkan pandangan umum hasil Tim Pansus II pada rapat paripurna DPRK masa sidang II tahun 2019-2020, tentang penetapan rekomendasi terhadap LKPJ bupati dan wakil bupati tahun anggaran 2019,pada senin malam 15/06/2020.

Sebut Sarlina Wati, terdapat diduga mar’up dan tumpang tindih terhadap belanja Pemerintah dilingkungan Sekda Agara, paparnya.

Sementara, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Korupsi Alas Generasi (LSM GAKAG), Arafik Beruh, S Hi, menanggapi, pandangan umum Tim Pansus II DPRK Agara terhadap belanja Pemerintah dilingkungan Sekda Kab, sangat pantas direkomendasikan DPRK Agara kepada Mendagri dan Gubernur Aceh,sebut Arafik pada rabu 17/06/2020.

Karena biaya belanja daerah untuk makan-minum di Sekda Kab itu sangat aneh bisa terjadi dengan dua kegiatan yang sama, ini sangat pantas di telisik atau direkomendasikan oleh DPRK Agara kepada Aparat Penegak Hukum (APH) khususnya Kepolisian dan Kejaksaan.

Lsm Gakag sangat mendukung langkah DPRK Agara akan rekomendasikan kepada pihak hukum, kata Arafik Beruh (Basri)

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here