Sekda Haili Yoga : Era Digital Aplikasi “Srikandi” Sangat di Butuhkan

0
1680

Redelong, BMon | Berita Merdeka Online – Seketaris Daerah Kabupaten, Drs Haili Yoga M Si hadiri rapat sosialisasi dan persiapan penerapan aplikasi Sirkandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegerasi) yang diselengarakan Dinas Komunikasi dan Informatika ( Kominfo ) setempat, Rabu, 30 Juni 2021

Drs Haili Yoga mengatakan, jika kita mengunakan aplikasi ini semua akan tersusun secara otomatis dan rapi, tetapi kita harus memahami aplikasi tersebut, yang terpenting implementasinya, karena ini adalah program sangat bagus.

“Untuk tahap awal kita akan lakukan secara bertahap, dan kita akan mengunjungi daerah mana yang telah menerapkan aplikasi ini,” kata Haili Yoga

Haili Yoga menambahkan, dierah digital sekarang ini, dengan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat dan masif telah membawa dampak begitu besar di berbagai sendi kehidupan utamanya dilingkungan pemerintahan.

“Saya berharap, melalui perubahan mara kita menata tata kelaloa pemerintahan serta pelayanan publik untuk terus beradaptasi dengan mengunakan pendekatan teknologo informasi dan komunikasi teramasuk dalam tata kelola kearsipan seperti yang dilakukan hari ini,” sebut Haili Yoga

Menurut Haili Yoga, memang tata kelola kearsipan mau tidak mau kita harus terus mengikuti perkembangan zaman dan melakukan perubahan utamanya dalam penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik , terutama Dinas Arsip.

“Tanpa adanya kesadaran dalam mengelola arsip dengan baik, maka kita akan mengalami banyak hambatan dan kesulitan dikemudian hari dan juga dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” pungkas Haili Yoga

Sebelumnya, Ilham Abdi Kadis Kominfo Bener Meriah dalam laporanya menyampaikan, kerangka kebijakan Srikandi berdasarkan keputusan Presiden (Kepres) No. 103/2001, Kepres 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang dijabarkan dalam Kepmenpan dan RB No. 679/2020 tentang aplikasi umum bidang kersipan dinaamis yang dibeberapa daerah sudah banyak dikembangkan.

“Secara Nasional ada peran 4  Instansi yaitu, Kemenpan RB Koordinasi dan Regulasi, Arsip Nasional RI, proses penyusunan bisnis dan data atau informasi, Kemenkominfo, pengembangan aplikasi dan penyediaan infrastruktif dan Badan Siber Sandi Negara (BSSN), pengamanan sertifikasi dan elektornik),” jelas Ilham

Nantinya, lanjut Ilham,  bagaimana peran dari masing-masing instansi, seperti yang dijelaskan diatas tadi, sementara untuk kordinasi dan regulasinya itu ke Bagian Ortala.

Dalam kesempatan tersebut Ilham  juga menjelas perbandingan antara aplikasi terduhulu yaitu SIKD dengan Srikandi versi 1,0 secara infrastruktur Srikandi ini kita tidak perlu menyiapkan server dan pertemuannya dengan Badan Siber Sandi Negara (BSSN) terkait dengan tanda tangan elektronik baru-baru ini.

Sedangkan mengenai tanda tangan elektronik (digital),kalau SIKD itu belum terintegrasi sedangkan dengan Srikandi sudah terintegrasi dengan tanda tangan elektronik dan tersertifikasi oleh BSSN untuk fiturnya ada registrasi, ada penomoran, naskah dinas, distribusi dan disposisi, Pemberkasan dan lainnya, jelasnya.

“Yang memberlakukan untuk Aceh ini memang belum ada, tapi karena Kabupaten Bener Meriah ini cukup serius maka pusat langsung mengasi adminnya kekita, “ ungkap Ilham (Man)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here