SMP N 33 Purworejo, Minta Peran Penuh Orang tua Siswa

0
1048
Foto : Sosialisasi Pembelajaran di Masa Covid-19 yang digelar SMP Negeri 33 Purworejo, dihadiri seluruh Wali Murid Siswa Baru, Sabtu (12/07/2020), pagi. (hery priyantono)

PURWOREJO, Beritamerdekaonline.com – Di saat Pandemi Covid-19 seperti saat ini, selain tekhnologi menjadi solusi terbaik, juga peran orang tua dalam dunia pendidikan sangat dominan. Hal ini yang menjadi fokus bagi SMP Negeri 33 Purworejo, Jawa Tengah.

Untuk pertama kalinya di dunia pendidikan Kabupaten Purworejo, sekolah ini menjadi yang pertama melakukan pelibatan wali murid / orang tua siswanya dalam mendukung pendidikan anak didik mereka.

Sabtu (11/07/2020) bertempat di Gedung Olah Raga Indoor, pihak SMP N 33 Purworejo, melibatkan aktif para wali murid baru, yakni Wali Murid Kelas VII.

Foto : Kepala SMP Negeri 33 Purworejo, Dr Nikmatur Rohmah, MPd. (hery priyantono)

Acara yang dihadiri hampir seluruh wali murid dan didampingi wali klas masing masing tersebut berlangsung pukul 09.00 WIB. Acara yang diberi nama Parenting tersebut, yakni Sosialisasi Pembelajaran Masa Covid-19 (Pandemi), yaitu sebuah metode tentang Pola Pengasuhan Terpadu Orang Tua dengan Anak yang baik bersama dengan Sekolah.

“Pola pendidikan tentu saja berubah sesuai dengan peraturan yang ada karena disesuaikan dengan situasi pandemi covid-19 ini. Sehingga kami perlu dan wajib menyampaikannya kepada segenap Wali Murid agar mereka paham dan peran aktif dgn study anaknya juga mensosialisasikan kepada putra dan putri mereka masing-masing,” jelas Kepala SMPN 33, Dr Nikmatur Rohmah, MPd, usai kegiatan, siang tadi.

Lebih jauh, wanita yang berhasil menyelesaikan pendidikan S3 pada bulan Februari kemarin ini menyampaikan bahwa disaat pandemi seperti saat ini pemerintah tidak menargetkan pencapaian kurikulum, karena kondisi  wabah.

“Namun begitu walau tidak. menargetkan secara kurikulum, pihaknya juga akan menekankan pendidikan karakter siswa. Dan pengoptimalan dukungan wali murid karena kondisi wabah yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka, menjadi sangat penting dan mutlak,ā€¯ucapnya.

“Mau tidak mau kita semua harus menjadi Agent of Change. Kita sudah saatnya menjadi agent perubahan , yang tadinya tidak tau menjadi tau, yang tidak kenal menjadi kenal dan mengerti,Kita saatnya harus merubah pola perilaku kita disaat pandemi ini. Bagaimana pun juga kita harus menguasai tekhnologi  itu / merubah pola pikir kita, bahwa wabah ini yang membawa berkah dalam artian positif,” ujar Nikmatur.

Dia mencontohkan yang tadinya android sebagai sarana bukan untuk melakukan proses pendidikan, sekarang lah saatnya perubahan itu dimulai dan ini nyata.

“Kita semua harus mulai belajar dan mengetahui serta memahami tekhnologi seperti android,” tukasnya.

Terpisah, usai diberikan sosialisasi oleh Pihak Sekolah, sebanyak 224 wali murid diminta masuk ke dalam ruang masing-masing kelas putra putrinya mereka.

“Di dalam kelas, kami kembali menyampaikan beberapa hal penting berkait dengan pola belajar anak di masa pandemi tahun ini, pola BDR pola belajar dirumah,Selain itu kami juga membagikan sebanyak masing-masing wali murid mendapatkan buku cetak pinjaman Perpustakaan Sekolah sebanyak 14 buku,” terang Suhartono, salah seorang Guru Wali Kelas VII ini.

Dijelaskannya, bahwa SMP N 33 menerapkan Pola  comb D&L yaitu campuran / kombinasi Daring dan Luring, Pelibatan Wali Murid Aktif.

“Sekolah sebagai pelayan , mana kala siswa siap bisa menggunakan Pola Daring, jika belum, kami sediakan Pola Luring, yakni siswa mengerjakan tugas-tugas sekolah di rumah, lalu wali murid yang mengumpulkannya di sekolah kami,” beber Suhartono.

Seorang Wali Murid, Farida (38) asal Kelurahan Pangen Jurutengah, Kota Purworejo, mengaku mendapatkan satu paket  berisi 14 buku pinjaman dari perpustakaan SMP N 33.

“Saya datang mewakili anak saya, sebagai siswa baru di SMP Negeri 33 ini. Setelah tadi dikumpulkan di aula dan diberikan sosialisasi, lalu baru saja saya dikumpulkan lagi di kelas calon ruang kelas anak saya nanti. Dan ini, saya membawa paket buku cetak dari Perpustakaan Sekolah untuk panduan belajar anak saya dirumah,” beber Farida.  (Hery Priyantono).

Penulis : Hery Priyantono

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here