Sosialisasi Protokol Kesehatan Tekan Pandemi, Puluhan Ribu Sanksi Sosial

0
283

JAKARTA, Beritamerdekaonline.com – Bersama Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Satian Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta aparat Pemerintah Daerah setempat akan terus melakukan operasi yustisi protokol kesehatan untuk menekan penyebaran pandemi covid-19.

Diketahui, 52 hari Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di seluruh Polda dan jajarannya, atau mulai 14 September sampai 4 November, Mabes Polri mencatat ada sekitar 10,7 juta lebih pelanggar atau tepatnya sebanyak 10.722.768 pelanggar.

Kepala Biro Pelayanan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri (Karo Penmas Divisi Humas Polri), Brigjen Awi Setiyono menyatakan dari 10.722.768 pelanggar, ada sebanyak 8.192.951 pelanggar diberikan teguran lisan, sebanyak 1.387.030 teguran tertulis, denda administratif sebanyak 81.796, sanksi kerja sosial sebanyak 1.059.044 pelanggar.

“Dan sanksi kurungan 4 kasus serta 1.933 tempat dilakukan penutupan usaha sementara,” kata Awi, di Jakarta, Jumat (6/11/2020).

Awi juga menyebutkan akan terus melakukan promosi kesehatan lewat operasi yustisi dalam menekan penyebaran pandemi.

“Mensosialisasikan protokol kesehatan agar tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi. Seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tutupnya. (Ams).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here