Tak Hiraukan Somasi, Cahyono Siap Polisikan Koperasi RA Bandung

0
626
Foto : Kuasa Hukum sejumlah nasabah KSP RA, menduga kuat ada dugaan pidana yang dilakukan oleh KSP RA Bandung. (Hery Priyantono)

PURWOREJO, Beritamerdekaonline.com – Kuasa Hukum sejumlah klien nasabah Koperasi RA, Tjahyono, SH, mengaku akan segera memperkarakan sebuah koperasi yang beralamat di Bandung, Jawa Barat.

Somasi yang dia kirimkan selama dua kali, tidak mendapatkan respon alias tanggapan yang positif dari pihak Koperasi RA.

“Saya sudah berkirim dua kali surat somasi kepada Koperasi RA, namun hanya mendapatkan tanggapan bahwa mereka akan datang. Namun hingga tadi, tidak ada niat baik dari pihak Koperasi RA,” ungkap Tjahyono, Selasa (14/07/2020), siang tadi.

Foto : Pengacara Senior Purworejo, Tjahyono, SH. (Hery Priyantono)

Dijelaskannya, pada somasi kedua yang dia layangkan via Kantor Pos, memang sudah mendapatkan tanggapan.

“Pihak RA mencoba menghubungi saya dan berjanji akan menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun, mereka selalu beralasan petingginya sedang sakit dan sakit,” sergah Tjahyono.

Atas dasar pertimbangan  tersebut Tjahyono berusaha meminta sejumlah kliennya untuk menunggu beberapa waktu.

Namun, berulangkali pihak Koperasi RA selalu beralasan sakit, akhirnya para kliennya mengaku sudah tidak sabar dan mendesaknya agar segera melaporkan ke pihak berwajib.

“Dengan demikian sudah jelas, sikap saya sudah sangat kooperatif untuk penyelesaian secara kekeluargaan. Tapi karena para klien kami sudah habis kesabarannya, saya akan segera melanjutkan proses pelaporan ke kepolisian saja,” tegasnya.

Diuraikan, bahwa sejumlah dugaan tindakan melawan hukum sangat jelas dalam perkara ini.

“Selain  dugaan pidana penipuan juga ada dugaan pidana pemalsuan dokumen nasabah,” ujarnya.

“Kami Juga menemukan, adanya penggandaan dokumen nasabah di perbankan lainnya. Selain itu saat ini saya juga menemukan data terdapat nasabah sudah melakukan pembayaran pelunasan, namun seluruh jaminannya belum diserahkan kepada klien kami dan waktunya sudah cukup lama,” imbuh pria asal Kutoarjo Kabupaten Purworejo, Jateng ini.

Sementara itu, media ini sempat mewawancarai Pejabat Bagian Legal Koperasi RA, beberapa waktu, Hardi Fahry.

Dia menyatakan dirinya tidak bisa memberikan keterangan atas tudingan  tindakan pidana yang dilayangkan sejumlah nasabah kepada pihak Koperasi RA.

“Nanti pertanyaan Bapak akan saya sampaikan ke pimpinan kami. Karena saya tidak berwenang memberikan keterangan,” ujar Hardi.  (Hery Priyantono)

Penulis : Hery Priyantono

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here