Terang Kristus di Era New Normal

0
7145

Yogyakarta, Beritamerdekaonline.com – 16.12.20, Bagi umat Kristiani tanggal 25 Desember merupakan Hari besar yaitu Kelahiran Yesus Kristus, gegap gempita Natal, mulai terasa dari pohon Natal, Sinterclass dan berbagai pernik pernik banyak menghiasi di jalanan, Mall, supermarket dll di tempat layanan umum, semua toko Supermarket berlomba lomba memberikan hadiah Natal/kado dari bapak tua,gendut,berjanggut bernama St. Clauss, belum lagi discount besar-besaran yang sudah bisa di tebak harga di naikkan dulu,menjelang minggu ke 3 Desember akan di potong harganya.

Memasuki bulan Desember genap 10 bulan terpaan badai covid 19 yang amat berpengaruh pada kehidupan ekonomi kita,ada aturan dari Pemerintah yaitu Prokkes yang salah satunya menjaga jarak,artinya ada batasan yang harus kita lakukan silaturahmi yang tahun kemarin bersentuhan tangan, berpelukan melepas rindu sanak saudara, handai taulan, sekarang tidak di perkenankan lagi untuk menjaga tertularnya covid 19 ini penyakit ini menularnya mudah hanya dengan bersentuhan badan atau kita memakai barang penderita kita akan tertular.

Belum lagi ada perkembangan dari penyakit covid yaitu Happy Hipoxsia yang lebih ganas penyebarannya Duh..Gusti…Ampunilah Hambamu ini.

Natal tetap Natal yang harus kita peringati setiap tahunnya,harapan adanya terang di tahun yang akan datang akan di lantunkan lewat Doa dan puji pujian di Gereja masing-masing.

Terang Kristus di jadikan thema Natal oleh Gereja Kerasulan Baru,di ambl dari Injil Yoh 1:9 yaitu Terang yang sesungguhnya yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Kristus datang untuk mengenalkan kasih Allah pada kita, untuk menerangi hidup dan keberadaan kita, mungkin pandemi ini akan menjadikan kita terang dan akan menyelamatkan kita,harapan kita ingin menjadi terang bagi orang lain.

Gereja Kerasulan Baru, tidak akan berhenti menyuarakan terang dunia bagi Umat Tuhan dengan menunjukkan kasih Allah mengasihi semua manusia tanpa kecuali,juga pada mereka yang di abaikan, di benci dan bahkan di singkirkan oleh masyarakat misalnya : fakiriskin, janda Pesan dari kelahiran Yesus adalah kesederhanaan, dan di tunjukkan melalui kesetiakawananNYA dengan manusia, khususnys dengan mereka yang menderita, sewaktu anak anak belajar mengenali nasib para pengungsi.
Kemudian ia tidak di pahami orang tuanya dan di tolak sesamanya.

Ia menderia di bawah kebencian dan kejahatan orang orang jamanNYA.Ia mengenal kelaparan, penderitaan dan kematian, Ia membawa terang yang menakjubkan kepada semua orang yang menganggap. dirinya telah di tolak.

Tuhan menyertai kita semua.

Penulis : Agus Yogyakarta

Contoh Video di HTML

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here