Tudingan Demo Berbayar, PKC PMII Bengkulu: Itu Pikiran Keji Elit Politik

0
214
Ketua PKC PMII Bengkulu Ifansyah Putra.

Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Menanggapi tudingan dari Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartanto yang menyebut massa pendemo UU Ciptaker ditunggangi dan dibiayai mendapat cibiran dari Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bengkulu.

“Apa yang disampaikan Menko Perekonomian tersebut bisa melukai hati para pendemo se-Indonesia jika tidak terbukti demikian,” sesal Ketua PKC PMII Bengkulu Ifansyah Putra, S.H.I, M.Sos, di Sekretariat PKC PMII Bengkulu, Sabtu (10/10/2020) sore.

Ia menyebut aksi demonstran adalah murni bentuk dari kekecewaan masyarakat terhadap kebijakan yang diambil tanpa memperhatikan hak-hak bangsa. “Apalagi ada yang mengatakan bahwa itu demo dibiayai, atau yang tidak demo itu sudah dibayar. Jelas itu adalah pikiran keji para elit politik,” ucap akademisi IAIN Bengkulu ini.

“Kalau memang ada aktor dibalik demo berbayar tersebut, kami meminta agar segera diusut dan tangkap oknum itu, jangan malah menambah keresahan lagi bagi masyarakat se-Indonesia dengan menyebut massa pendemo UU Ciptaker ditunggangi dan dibiayai itu,” tegas Ifan sapaan akrabnya.

PMII Bengkulu sendiri, kata ifan, memilih untuk memberikan rekomendasi kepada DPRD Provinsi Bengkulu. Ini dalam hal ikut mendukung DPRD Provinsi dalam menolak omnibus law.

“Yang pasti sesuai dengan apa yang dikatakan Sekjen PB PMII, jika ada yang menuduh PMII ditunggangi, tentunya PB PMII tidak akan diam,” tutupnya. (BM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here