Warga Datangi Kantor Camat Indra Jaya Minta Geusyik Yub Mee Mundur Dari Jabatan

1
1929

Pidie, Beritamerdekaonline.com – Sejumlah warga yang mewakili masyarakat Gampong Yubmee Kecamatan Indra Jaya Kabupaten Pidie mendatangi kantor kecamatan untuk memabahas persoalan yang terjadi Di Gampong mereka, Senin (10/08/2020).

Dalam pembahasan warga dengan pihak kecamatan, warga meminta kepada Camat untuk menyelesaikan persoalan di Gampong mereka. Pasalnya Fauzi, selaku Geusyik Yubmee Sudah beberapa kali mendatangi kediaman warga dan mengancam warga menggunakan bahasa yang tidak pantas dikeluarkan dari seorang pimpinan gampong.Terlebih lagi Geusyik Yubmee meminta imum meunasah Yubmee Tgk. Zakaria untuk mundur dari jabatannya karena memberi tanda tangan pada dukungan masyarakat banyak dalam  melakukan protes terkait gampong Yubmee. Sehingga Geusyik meminta tengku imum mundur dari jabatannya.

Beberapa warga kepada media Beritamerdekaonline mengatakan, “sebaiknya Geusyik Yubmee mundur dari jabatannya karena tidak pantas Beliau menjabati jabatan geusyik karena tidak ada sedikitpun jiwa kepemimpinan yang dimiliki”, sebut mereka.

“Sebenarnya warga berhak menurunkan Geusyik, tetapi kami ingin kordinasi dengan pihak kecamatan bagaimana jalan yang terbaik untuk desa kami. Kalau bisa Geusyik mundur saja dari jabatannya”, lanjut mereka.

Bahkan Dana BLT pendemi Covid-19 juga ditahan oleh Geusyik sebanyak 4 calon penerima. Dengan alasan penerima yang atas nama suami tidak boleh di ambil oleh istri begitu juga sebaliknya.

Bahkan saat nama yang bersangkutan penerima BLT menghubungi Geusyiknya selalu dengan alasan “nanti saja ambilnya” tetapi hingga saat ini 4 penerima BLT tersebut belum menerima Dananya.

Terkait hal tersebut diatas, warga juga mempertanyakan ke absahan ijazah 7 (tujuh) aparatur Gampong yang mendampingin kepempinan Geusyik Yubmee ini. Menurut mereka adanya ijazah Tembak atau yang lebih dikenal ” ijazah kilat “,  Mewabah di kalangan aparatur gampong Yubmee.

“Yang hana ijazah pih jeut peuget ijazah kilat ata bak dayah lawet nyoe, nyan watei tayu beut meu kul hu han glah. bah jeut duek ke aparatur gampong maka jih dipeuget ijazah nyan sebab gaji aparatur ka leu jinoe (yang tidak ada ijazah  bisa membuat ijazah kilat didayah saat ini,  apabila kalau disuruh ngaji kulhu surat al ikhlas tidak bisa. Supaya bisa menduduki sebagai aparatur gampong makanya dibuat ijazah seperti itu, karena gaji aparatur sudah banyak sekarang: red)” kata salah seorang warga menggunakan logat bahasa Aceh.

“Pengurusan ijazah dilakukan aparatur desa pada tahun 2019 akan tetapi ijazah yang keluar tahun 2009 . Apakah ini termasuk salah satu manipulasi data yang dilakukan oleh pihak pembuat ijazah atau yang mengusul pembuatan ijazah. Sementara surat keterangan lulusan dari Sekolah Dasar dikeluarkan pada September 2019 . Mengapa ijazah paket B Bisa dikeluarkan ditahun 2019 dengan lulusan tahun 2009?” Lanjut mereka.

Warga Yubmee yang mendatangi kantor kecamatan Indrajaya ini meminta agar Geusyik Yubmee turun secara hormat dari jabatan sebagai Geusyik Yubmee saat ini. (73F)

Editor: (Mitra Pizer)

1 KOMENTAR

  1. setelah saya kutip berita di atas ini semua tidak benar.
    ada uknum di kampung tersebut yang selalu mencari keributan terhadap kepala desa.
    nyan keuh ureng geutanyoe saboh2 gampong na pengkhiyanat,iri dengki,menghujat dan menghasut terhadap sidroe pemimpin yang tegas.
    nyan keuh para mantan geusyiuk,perangkat desa dan mantan ketua pemuda era 2015/2019.di kinerjanya sangat buruk di mata kalangan masyarakat.
    alhasil kinerja kepala desa terbaru sangat memuaskan bagi masyarakat di situ.banyak program telah sukses hingga pembanggunan merata.

Tinggalkan Balasan ke iwan sebastian Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here