Warung dan Sepeda Motor Parkir di Trotoar Pejalan Kaki Simpang Lima Semarang

0
343

Semarang, Beritamerdekaonline.com – Tetoar tempat pejalan kaki merupakan tempat untuk masyarakat untuk berjalan dengan leluasa dan nyaman, namun beda dengan trotoar yang berada ditepi jalan berhadapan langsung dengan mall termegah dipusat alun-alun simpang 5 kota Semarang. Berdiri tenda rumah makan dan jualan yang lainnnya.kurang elok dilihat dengan hadirnya pertokoan megah ditengah kota pusat pemerintahan dan ekonomi Semarang. 11.12.20

Saat jurnalis BMonline bertanya Pemilik dan tukang parkir disekitar trotoar, dikatakan bahwa mereka sudah ijin dan tiap hari membayar retribusi bahkan petugas parkir motor mengatakan parkir ditrotoar tidak dilarang, boleh parkir. Tetapi pembayaran perpakiran tidak adanya tiket atau bukti retribusi setiap parkir motor yang ratusan parkir disepanjang jalan dan trotoar di simpang lima.

Kurang elok dan pandangan tidak nyaman dengan adanya pertokoan megah tapi depannya ada warung warung kecil yg tidak tepat karena berdiri ditrotoar tempat pejalan kaki. Yang seharusnya ditempatkan diluar trotoar dan tempat yg khusus.

Dinas tata kota seharusnya dapat menata dengan baik warung warung dan perpakiran diseputar trotoar dan tempat pejalan kaki serta perpakiran di seputar pusat pertokoan. Agar pengguna jalan kaki Nyaman tertib dan teratur dengan baik. Aga seputar daerah alun alun simpang lima kota Semarang semakin indah, nyaman dan semakin bersih untuk dinikmati dan dirasakan oleh semua masyara bisakat yang datang berbelanja, jalan jalan, berwisata di sekitar simpang lima kota Semarang. (Martin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here