Willem: Mari Bangun Papua Bersama Penuh Kedamaian

0
345
Ketua Bamus Papabar Willem Frans Ansanay (kedua dari kiri) memberikan keterangan terkait situasi Papua yang sudah kondusif dan mengajak mahasiswa untuk bangkit kembali, hari ini di Jakarta Selatan (8/10)

Jakarta – Ketua Badan Musyawarah Papua dan Papua Barat (BAMUS-PAPABAR), Willem Frans Ansanay mengatakan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan wilayah negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) dalam mengantisipasi isu-isu kerusuhan.

“Isu-isu kerusuhan yang di Wamena, Papua adalah upaya melakukan adu domba untuk memecah belah anak bangsa Indonesia,” ungkapnya kepada awak media.

Lanjutnya, sejarah Papua adalah warisan jajahan Belanda sama seperti Indonesia. Seiring dengan waktu, Papua syah bagian dari Indonesia yang tidak bisa dipisahkan begitu saja. “Perjuangan bersama dalam mencapai satu kesaruan dsngan Papua adalah langkah kedepan dalam merajut kembali semangat rekonsiliasi bersama tanpa membangun ketakutan terhadap sesama anak bangsa,” tambahnya, di Ciranjang, Jakarta Selatan, hari ini, selasa (8/10)

Willem juga meyakini, perlindungan keselamatan dan keamanan sudah dijamin oleh pemerintah daerah dan pihak-pihak yang berkepentingan dalam menjaga kondusifitas wilayah Papua. “Kita jamin keselamatan warga Wamena jika kembali ketempatnya, dipastikan aman tanpa ada konflik yang berulang,” tambahnya dalam acara “Ngopi Bareng”.

Ditempat yang sama, perwakilan dari DPW Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Wanggai Kabiay juga mengatakan, saatnya menyikapi permasalahan diskriminasi dan rasisme yang dilakukan oleh oknum kepada para mahasiswa Papua di Surabaya pada pertengahan Agustus sehingga memicu kemarahan warga Papua khususnya di Manokwari dan meluas kebeberapa daerah di Papua, beberapa waktu lalu. “Mari kita bersama-sama bergandeng tangan kembali lagi ke kampus yang selama ini terkena isu-isu hoax, provokasi dan lainnya, kami siap membantu adik-adik,” ujar Albert.

Lanjutnya, Adik mahasiswa adalah harapan keluarga dan harapan masa depan dalam membangun peradaban bangsa menuju yang lebih baik dan bermartabat.

Ketua Bamus-Papabar juga akan menjembatani dan mengajak para mahasiswa untuk kembali melanjutkan studi belajar lagi. “Kita perlu memberikan pemahaman tentang sejarah Papua dan meyakinkan kepada generasi sekarang bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia, kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI red),” tegas Willem. (AMos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here