Sukaraja, beritamerdekaonline.com – kegiatan sosialisasi pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga di laksanakan Rabu (23/12) di desa jenggalu kecamatan Sukaraja kabupaten Seluma.
Acara sosialisasi di buka oleh camat Sukaraja Drs Ramlan Efendi di hadiri penyuluh KB BKKBN provinsi Bengkulu kepala desa jenggalu dan perwakilan warga kurang lebih 50 warga desa jenggalu, dalam kesempatan itu camat Sukaraja Ramlan Efendi menyampaikan, kegiatan sosialisasi, di gagas oleh pemerintah desa jenggalu. Pemerintah untuk melakukan sosialisasi tentang pemberdayaan perempuan perlindungan anak dan keluarga, ini salah satu bentuk kegiatan terakhir desa jenggalu menggunakan tahun anggaran 2020 dalam melakukan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tentang fungsi keluarga tentang ketahanan keluarga, memberikan pengetahuan kepada ibu-ibu Bagaimana menguatkan keluarga, bagaimana menguatkan fungsi keluarga bagaimana, memberi dan membekali diri anak bila dapat kekerasan dalam rumah tangga, terangnya.
Senada dengan itu, penyuluh KB BKKBN provinsi Bengkulu Rosita Mulya Ningsih S
Kom menyampaikan
bagaimana ibu-ibu menjadi corong pertama untuk menyampaikan pencegahan dan penanganan kekerasan rumah tangga, karna titik awal permasalahan itu datangnya dari keluarga itu sendiri,dan melalui pelatihan dan sosialisasi ini mudah para ibu-ibu bisa menentukan dan mengurangi tindak kekerasan dalam rumah tangga.jelesnya
Sementara itu kades jenggalu Jon midarling ST mengatakan mudah-mudahan dengan kita laksanakan acara seperti ini akan menimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan khusus di masyarakat.
Tentu saja Ini harapan kami selaku pemerintahan desa karena dengan adanya sosialisasi ini dari perwakilan masyarakat yang kami undang dari tiga Dusun ini nanti inilah yang akan menjadi jembatan untuk mensosialisasikan ketingkat kadun masing-masing.
Selanjutnya kami selaku pemerintah Desa mungkin tidak bisa untuk dari pintu ke pintu untuk memberikan pengertian atau mensosialisasikan bahwa tentang kekerasan ini dan dampaknya, baik di tengah-tengah keluarga maupun Tentang anak-anak Kita, kegiatan ini salah satu program desa di tahun 2020, sebagaimana yang sama-sama kita ketahui bahwa Sebentar lagi kita akan tutup buku di akhir tahun ini dan mudah mudahan dapat kita lanjutkan di tahun depan dengan melihat sekala prioritas dulu mana yang lebih penting, tutup jon (Suripno)


Tinggalkan Balasan