Dikira Fasilitas Gratis, Sejumlah Nakes RSUD Purworejo, ‘Disuruh Bayar Rp 150 Ribu oleh Pemkab Purworejo’

8
88842
Foto : Keempat Nakes ini malam tadi akhirnya boyongan dan menginap di Ruang Bangsal RSUD Type C (Hery Priyantono)

PURWOREJO, Beritamerdekaonline.com – Tenaga Medis (nakes) yang bertugas menyembuhkan pasien positif  Covid-19 di sejumlah Rumah Sakit Umum (RSU) Purworejo, ternyata bernasib malang.

Betapa tidak, fasilitas yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) Purworejo sebagai tempat transit bagi Para Nakes, ternyata harus berbayar.

Jauh hari sebelumnya Pemkab Purworejo melalui Bupati Purworejo Agus Bastian dan Pimpinan DPRD koar-koar di media bahwa telah menyiapkan Hotel Ganesha (hotel milik PDAU Pemkab Purworejo) untuk Para Nakes yang merawat sejumlah Pasien Positif Covid-19, ternyata hanya isapan jempol belaka.

Buktinya, melalui Pihak RSUD Tjitro Wardojo, Pemkab Purworejo mengeluarkan tagihan kepada per orang nakes Rp 150.000 per malam sebagai ganti biaya penginapan dan dua kali makan (makan sahur dan buka puasa).

Foto : Tampak kedua Nakes saat mencari ruang bangsal RSUD Type C yang akan dia inapi mulai malam tadi (Hery Priyantono)

Seorang Perawat yang enggan disebutkan namanya, menyebutkan bahwa kepindahan dia dan teman-temannya karena diminta oleh pihak RSUD Tjitro Wardoyo.

“Kami sejak siang dipindah dan tinggalkan Hotel Ganesha. Dan malam ini kami harus tidur di bangsal RSUD Tjokronegoro Negoro Type C ini,” ucap Salah Seorang perawat kepada wartawan Berita Merdeka Online, Selasa (05/04/2020) malam ini.

Para Nakes ini mengira transit Hotel Ganesha tersebut adalah layanan gratis bagi mereka.

“Saya pikir gratis, lalu kami diminta segera meninggalkan hotel,” ujar perawat tersebut.

Wartawan BM Online sejak sore berhasil memantau proses pemindahan Puluhan Nakes dari Hotel Ganesha ke RSU Type C malam tadi.

Kondisi memilukan dialami Para Garda Terdepan dan Benteng Terakhir Wabah Covid-19 Purworejo ini. Mereka yang harus bertugas dalam lingkungan rentan tertular Covid-19 ini, mulai malam ini tidur di bangsal RSUD. Satu bangsal diisi 2-4 nakes.

Mereka tidur dengan kondisi lesehan.

Kondisi ini memantik komentar simpati dari Tokoh Purworejo Angko Setyarso Widodo, yang sangat geram mendengar kenyataan nasib nakes yang diminta membayar biaya sewa penginapan di Hotel Ganesha.

“Dokter dan Perawat yang merupakan Nakes adalah Garda Terdepan Penanganan Wabah Covid-19

“Jangan sampai ada yang menelantarkan Para Perawat dan Dokter, mereka saat ini adalah benteng-benteng untuk menanggulangi Virus Corona.

Perhatikan kesejahteraan mereka dan lindungi mereka. Kasihan mereka telah merelakan hidupnya untuk terus memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat,” terang Angko.

Angko pikir, Hotel Ganesha yang disediakan oleh Pemkab Purworejo untuk  singgah dan transit Nakes sejumlah RSU adalah fasilitas gratis. Kalau seperti ini, sangat tidak terpuji apa yang dilakukan oleh Pemkab Purworejo.

“Kita harus berterima kasih kepada mereka Nakes, harusnya mereka kita berikan kesejahteraan dan penghargaan setinggi-tingginya,” sergah Angko.

Hingga berita ini ditulis, seluruh nakes yang sudah sejak sebelas hari lamanya tinggal di hotel, bermalam di bangsal RSUD Tjokronegoro Type C setempat. (Hery Priyantono)

Penulis : Hery Priyantono

8 KOMENTAR

  1. Besok, redaksi akan layangkan surat keberatan ke dewan Pers, terkait stempel hoax, baik secara elektronik dan berkirim surat, bapak/ibu pengunjung setia media beritamerdekaonline.com

  2. sesuai jargon, Akurat-Lugas dan Berimbang, pengunjung setia Media beritamerdekaonline.com. ikuti perkembangan berita ini selanjutnya

  3. Terlalu..gak punya hati nurani sm sekali Pemkab Purworejo..mereka itu pejuang jgn kau sia2kan..

  4. Tolong dituliskan nama Bupati, ketua DRPD dll dari Purworejo tsb. supaya kami juga bisa mengenal beliau tsb…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here