ACEH BARAT, Berita Merdeka Online — Mengetahui Anak yang mengalami Suspec Cerebral Palsy yang dialami salah satu anak di wilayah Kabupaten Aceh Barat di kecamatan Meureubo Desa Rantau Panyang menggugah Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso, S.I.k, M.Si, untuk berkunjung dan memberikan sedikit sumbangan serta memberi motivasi.

Didampingi sejumlah personel Polres Aceh Barat Serta Para Wartawan, AKBP Pandji Santoso S.I.K, M.Si, bertatap muka dan memberikan motivasi serta bantuan terhadap anak anak yang mengalami Suspec Cerebral Palsy di Rumah kediamannya Desa Rantau Panjang, kecamatan Meureubo, Minggu 30 Oktober 2022.

“Hari ini kami dan teman-teman Wartawan serta Jajaran Polres Aceh Barat memberikan sedikit bantuan untuk meringankan beban keluarga anak yang alami Suspec Celebral Palsy,” ujar Kapolres Aceh Barat.

Kapolres Aceh Barat menyebutkan, kasus Suspec Celebral Palsy yang dialami oleh anak anak tersebut, sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya, makanya kita wajib memperhatikan dan membantu anak dan keluarga nya.

AKBP Pandji Santoso, S.I.K, M.Si, berharap, motivasi serta bantuan sosial yang diberikannya tersebut dapat membantu Bapak Zulkifli dan Ibu Rusni Serta Adek Nurul Fadila khususnya yang mengalami Suspec Celebral Palsy.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk membantu keluarga serta anaknya agar bisa tumbuh kembangnya lebih baik lagi dan kami berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas disini untuk memonitor dan memantau perkembangan anak tersebut,” pungkasnya.

Ayah Dari Anak tersebut Zulkifli juga menyampaikann rasa terimakasih nya kepada Polres Aceh Barat yang telah sudi kiranya membantu anak beliau.

“Saya sangat terharu atas kedatangan Dari pihak Polres Aceh Barat dan sangat berterimakasih yang sebesar-besarnya kepada Polres Aceh Barat dan Para Wartawan yang sudah memberikan bantuan kepada kami, dan saya minta doa kepada semuanya semoga anak kami segera di angkat penyakitnya”Ungkap Zulkifli.

Seperti di berita media ini seorang Anak yang bernama Nurul Fadillah umur 9 tahun mengalami cacat phisik sejak umur 1 bulan dimana leher, tangan dan kaki bengkok dimana terjadi penumpukan cairan dikepala yang dalam bahasa medis disebut penyakit suspec celebral palsy. Anak pasangan suami istri Zulkifli dan Rusni warga kurang mampu di Gampong Rantau Panyang Timur Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat. Gadis kecil ini hanya bisa berbaring ditempat tidurnya dan selalu dalam gendongan ibunya dan kalau makanpun nasinya harus diblender dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Dirinya tabah menerima kenyataan ini dan ini sudah takdir dari Allah SWT dan dirinya berharap adanya perhatian pemerintah dan dirinya tetap merawat anak buah hatinya tersebut, ujar Rusni ibu dari Nurul Fadillah. (Almanudar)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.