Takengon ( NAD)  Berita Merdeka online — Kasus dugaan ancam bunuh terhadap Jurnalisa wartawan di Takengon Aceh Tengah sepertinya sudah ditangani langsung oleh Kepolisian Daerah (Polda) Aceh.

Dalam surat nomor B/1125/XII/Res.1.6/2022/Reskrim, Jurnalisa diundang untuk menghadiri gelar perkara di Aula Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Aceh pada, Kamis (22/12) besok.

Kuasa hukum Jurnalisa dari yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safaruddin membenarkan jika kliennya itu akan memenuhi undangan gelar perkara tersebut.

“Iya benar, besok Polda Aceh menggelar pekara terhadap kasus yang dialami Jurnalisa. Sepertinya, penanganan kasus ini sudah ditarik ke Polda,” kata Safaruddin saat ditanyai wartawan, Rabu (21/12/2022).

Dalam gelar peraka nantinya, kata dia, baru akan diketahui apakah kasus tersebut dilanjut atau diberhentikan, namun harus memiliki alasan–alasan tertentu.

“Kalau ke Polda Aceh, hanya baru kali ini klien saya dipanggil, terkecuali ke Polres Aceh Tengah, sudah beberapa kali,” katanya. Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah menyurati Kepolisian Resor (Polres) Aceh Tengah untuk penanganan kasus ancaman bunuh terhadap kliennya itu. “Surat yang kita kirimkan itu untuk mempertanyakan sejauh mana sudah penanganan kasus ini. Kami berharap, kasus–kasus pengancaman terhadap wartawan harus menjadi perhatian serius oleh penegak hukum,” ujarnya.

Sebagai kuasa hukum, tambah Safaruddin, pihaknya akan tetap memantau kasus tersebut hingga tuntas.

“Mengingat, dalam kasus itu yang menjadi korban merupakan seorang wartawan,” cetusnya. Seperti diketahui, salah seorang wartawan di Kabupaten Aceh Tengah, Jurnalisa mengaku diancam bunuh oleh oknum pengawas proyek dikabupaten itu.

Sebelumnya, Jurnalisa yang juga wartawan Harian Rakyat Aceh itu meliput proyek pembangunan Pasar Rejewali Sejahtera di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah pada Kamis 10 November 2022. Bahkan, hasil karya jurnalistiknya itu pun telah dimuat di media online kabargayo. com berjudul “Proyek Pengerjan Pasar Rejewali Ketol Dikerjakan Asal Jadi dan Lambat, Anggaran Fantastis”. (Man)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.