Beritamerdekaonline.com, Jakarta – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia (Wamenag Rl), Zainut Tauhid Sa’adi, melaunching 10 Desa Moderasi beragama dan 10 layanan publik berbasis moderasi beragama di 7 Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN) pada acara The 2nd International Conference on Christian and Inter-Religious Studies The (2nd ICC IRS 2023), yang diselenggarakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 14 Juli 2023.
Adapun ketujuh perguruan tinggi tersebut adalah Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangkaraya, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung, dan Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri (STAKPN) Sentani.
Jeane Marie Tulung, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (Dirjen Bimas Kristen), menjelaskan bahwa 10 desa moderasi beragama adalah hasil kerjasama antara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen (DBK) Kementerian Agama Republik Indonesia, Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Negeri (PTKKN), Pemerintah daerah dan desa setempat.
Menurut Dirjen Bimas Kristen, pemilihan desa moderasi beragama tidak sembarangan, melainkan didasarkan pada beberapa indikator. “Indikator untuk menentukan desa moderasi beragama adalah komitmen kebangsaan, toleransi, penolakan terhadap kekerasan, dan penerimaan terhadap tradisi dalam kehidupan masyarakatnya,” jelas Dirjen Bimas Kristen.
Peluncuran 10 Desa Moderasi Beragama, lanjut Dirjen Bimas Kristen, merupakan implementasi salah satu program prioritas Ditjen Bimas Kristen yang dikenal dengan program 10:10.
“Program 10:10 meliputi 10 Daerah Prioritas Pembangunan Keagamaan, 10 Aplikasi Layanan Digital, 10 Pusat Inkubasi Layanan Publik Berbasis Moderasi Agama, 10 Transformasi Lembaga Keagamaan, 10 Hibah Tanah untuk Layanan Pendidikan Keagamaan, 10 Pembukaan Satuan Pendidikan Keagamaan Kristen Baru, 10 Beasiswa Pengembangan SDM, 10 Desa Moderasi Beragama, 10 Jurnal berreputasi dan 10 bantuan objek budaya keagamaan Kristen,” pungkas Dirjen. (@ms)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan