BOJONEGORO, BMonline – Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Seperti halnya yang terjadi di Desa Sumlaran, Kecamatan Malo. Pada Sabtu (1/2/2020) sore pukul 16.45WIB hingga pukul 18.30WIB kemarin, mengakibatkan hujan lebih dari satu jam ini, membuat air menggenangi rumah warga.
Menurut Keterangan Bintara Pembina Desa (Babinsa), Kopda Puntiono mengatakan, bahwa air hujan tersebut, memasuki rumah warga dengan ketinggian air 10-15cm. Selain itu, air akibat hujan ini juga menggenangi areal persawahan yang ditanami padi lebih kurang 5 hektar.
“Seluruh warga agar selalu waspada, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Segera laporkan pada kesempatan pertama jika terjadi suatu musibah seperti banjir atau lainnya kepada pihak terkait,” himbau Babinsa, Minggu (02/02/2020).
Ditambahkannya, bahwa banjir luapan sungai kecil dari pegunungan sebelah utara desa setempat berangsur surut. Namun, jalan poros utama antara Kecamatan Malo dan Kecamatan Trucuk masih tergenangi air.
Dari hasil pendataan cepat Babinsa, tiga rumah milik warga, yang terdampak genangan air dengan ketinggian air 10-15cm akibat luapan sungai, diantaranya, Sarwan, Juwar, dan Sunoto, kesemuanya Warga RT. 001 RW. 001, Desa Sum larangan, Malo. Serta satu Masjid ikut terendam dengan ketinggian air 10-15cm dan jalan poros kecamatan dengan ketinggian air 30-40cm.
“Kami para Babinsa akan selalu hadir bersama komponen pemerintah desa yang lain untuk membantu kesulitan yang menimpa pada warga Desa binaan,” pungkasnya. (Tris – Pen Bojonegoro).
Penulis : Tris – Pen Bojonegoro
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan