SEMARANG, BMonline – Talud dengan ketinggian 9 meter longsor di wilayah RT 09 Rw XI, Kelurahan Jomblang, Kecamatan, Candisari, Kota Semarang, menimpa salah satu rumah warga bernama Sukirman, Rabu (19/2/2020) tadi malam.
Akibatnya dapur belakang rumah milik Sukirman tertimpa material longsor, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya kerugian yang mencapai jutaan rupiah.
“Awalnya terdengar suara gemuruh, tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang rumah, kalau kejadiannya sangat cepat sekali,” terang Eka Hariyani, seorang saksi dan juga tetangga Sukirman, Kamis, (20/2/2020).
Lanjut Eka, Dapur rumah yang di huni oleh Sukirman sebelumnya digunakan usaha untuk pembuatan tempe dan tahu, namun sekarang sudah tidak diguanakan untuk usaha tersebut.
Mendengar rumah Sukirman terkena longsor talud, Kata Eka, dirinya langsung menuju ke rumah Sukirman, karena dirinya sangat khawatir terjadi sesuatu yang lebih parah menimpa rumah itu. Pasalnya, didalam rumah itu hanya di huni oleh putri-putri Sukirman saja.
“Saya langsung lari kerumah itu, sambil berteriak memanggil keponakan saya, alhamdullilah semuanya dalam keadaan selamat tidak terjadi apapun,” ungkapnya.
Dari pantauan beritamerdekaonline.com pagi ini, kejadian longsor talud ini sudah di tangani oleh Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kota semarang dan Kepolisian Polsek Candisari Semarang. Bahkan BPBD kota Semarang telah mengirim bantuan logistik untuk keluarga korban.
Akibat dari kejadian ini, kerugian yang di derita Sukirman mencapai Rp 10 Juta Lebih. Bahkan hingga saat ini kepolisian bersama BPBD Kota Semarang masih melakukan pendataan dan membersihkan material Longsor bersama dengan warga sekitar. (Umam).
Penulis : Umam
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan