Raja Ampat, Papua Barat BMonline – hasil Pemeriksaan Suhu Tubu Warga Negara Asing (WNA) yang terdeteksi suhu tubuh 38 derajat saat dilakukan pemeriksaan Tim Terpadu Penyelenggara Pencegahan Penyebaran Virus Corona (2T3P) Covid-19 di pelabuhan Waisai, kabupaten Raja Ampat, 11/03/2020
Hasil pemeriksaan gabungan dari RSUD Raja Ampat menunjukan salah satu wisatawan asal Rusia bebas dari infeksi virus corona
Ketika di temuai awak media ini Kadis Kesehatan Raja Ampat Rahman Putra di ruang kerjanya membenarkan, salah satu WNA asal Rusia saat dilakukan pemeriksaan suhu tubuhnya memang tinggi 38 derajat.
“Benar, saat dilakukan pemeriksaan itu suhu badannya memang tinggi, maka petugas kesehatan yang melakukan pemeriksaan menghubungi saya (Kadiskes-red), maka saya ke pelabuhan dan membawa pasien ke Rumah Sakit”, jelasnya.
Namun dari hasil pemeriksaan, Kadis menjelaskan, sudah melakukan beberapa tahapan mulai pemeriksaan tanda-tanda vital dan pemeriksaan dara setelah itu dilakukan rongsen foto toraks dan semua baik (negatif).
“Dari pemeriksaan itu semuanya baik (negatif), ini karena mungkin perjalan jauh jadi kecapean dan kepanasan akhirnya mengakibatkan suhu tubuhnya tinggi,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan mereka mulai perjalanan dari Jerman, Qatar, Jakarta, Sorong sampai ke Waisai ini tidak ada gejala-gejala suspek.
“Mungkin karena tidak istrahat yang penuh jadi hanya kepanasan atau kecapean bahkan dilakukan pemerisaan tidak ada gejala-gejala suspek”, kata Kadis berulang kali.
Lanjut Kadis, ada beberapa langkah yang harus dilakukan mulai dari pemantauan dan pengawasan.
“Mereka yang dinyatakan sebagai suspek virus corona memiliki beberapa gejala dari penyakit tersebut, Di antaranya adalah batuk atau pilek, demam atau riwayat demam, sakit tenggorokan, sesak nafas dan pasien tidak ada gejala itu”, tutur Rahman. (BM/MDN)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan