Tanah Datar (Sumbar), Beritamerdekaonline.com — Cukup lama tidak berkumpul bersama, Komunitas yang mengatasnamakan Aliansi Tarompa Japang (ATJ), menggelar kegiatan silaturahmi dalam rangka ‘taragak basuo’ (Rindu Bertemu_red) di rumah Datuak Maninjun (panggilan Wali) di Jorong Subarang, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sabtu, 20/4/2024 malam.
Diterangkan, ATJ ini merupakan sebuah komunitas kecil anak Nagari yang berasal dari berbagai kalangan dan profesi yang berbeda-beda di Padang Panjang Batipuah X Koto (Pabasko), yang selalu solid dan sudah sering berkumpul di satu tempat tongkrongan sambil melakukan ngopi bersama di salah satu Caffe di Padang Panjang.
Dalam Silaturahmi tersebut, nampak Aliansi Tarompa Japang, juga melakukan kegiatan nyanyi karaoke, bakar ikan, makan bersama dan melakukan obrolan ringan membahas momen kegiatan yang akan dihadapi di tahun 2024 ini, yaitu pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Padang Panjang, Tanah Datar dan Sumatera Barat.
Nofri, salah seorang anggota komunitas tersebut saat ditanya terkait komunitas tersebut, ia mengatakan filosofi dari Aliansi Tarompa Japang ini, walau terus berada di bawah dan mustahil letaknya di atas, tetapi keberadaannya sangat penting dan diperlukan.
“Ibarat tarompa japang, walau harganya tidak seberapa, akan tetapi kalau hilang satu, pening juga kita mencarinya. Jadi, siapapun nantinya yang akan duduk jadi Wali Kota di Padang Panjang, Bupati di Tanah Datar dan Gubernur di Sumbar, kita ini akan tetap selalu berada di bawah”, ujarnya sambil tertawa.
Hal yang sama juga dikatakan Datuak Maninjun atau Wali, ia menambahkan, walaupun komunitas ini namanya Tarompa Japang, tapi jangan sampai dianggap tidak ada artinya, katanya.
Sementara itu, On Datuak Barbanso mengatakan, dalam memilih pemimpin nantinya, agar memilih orang yang betul-betul memihak kepada kepentingan masyarakat, khususnya masyarakat bawah. Jika nantinya ada beda dalam pilihan, itu merupakan hal yang biasa dan wajar. Tetapi, yang penting silaturahmi tetap harus dijaga.
Adapun yang hadir dalam kegiatan tersebut yaitu, On Datuak Barbanso, Datuak Barin, Sati, Rori, Doni, Nofri, Faisal, Feri dan beberapa orang anggota Aliansi Tarompa Japang lainnya. (CN)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan