Aceh Utara, Beritamerdekaonline – Terukap Sudah skanario Pembunuhan Fatimah Binti Sulaiman, tak lain tak bukan adalah anak kandungnya. Hs(43) desa Alue bili rayoek Kecamatan Baktiya yang bekerja sebagai kuli bangunan.

Sadis dan Tragis yang cocok disematkan terhadap pelaku pengorokan ibu kandungan sendiri. gegara uang Rp 20 ribu yang tak disanggupi ibu untuk membeli rokok anak kandungnya. selasa (9/6/2020)

Kapolres Aceh Utara, AKBP Tri Hadiyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Rustam Nawawi mengatakan sekira pukul 05.00 wib, Tersangka berangkat dari rumah menuju ke pasar panton, kemudian pada pukul 05.45 wib tersangka berangkat kerumah orang tuannya. sesampai di rumah korban, Terduga pelaku mengambil sebilah pisau yang di sembunyikan di dekat pohon pisang, kemudian Pelaku masuk ke rumah korban melalui dinding rumah yg terbuat dari karung padi.

“selanjutnya pelaku meminta uang Rp 300 ribu kepada korban, namun korban menjawab tidak mempunyai uang sebanyak Rp 300 ribu,lalu pelaku meminta uang Rp 20 ribu saja untuk membeli rokok. korban menjawab tidak ada uang, pelaku langsung mengancam korban dengan sebilah pisau. Gorok saja leher saya, biar saya (korban) dapat surga “. Ungkap Rustam Nawawi.

selanjutnya pelaku memegang rambut korban dengan tangan kiri lalu menggorok leher Ibunya dengan pisau dapur hingga tewas. (zulkifli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.