Jakarta, Beritamerdekaonline.com – 6 Juli 2025. Pemerintah Kabupaten Belitung menegaskan dukungan penuh terhadap program National Urban Development Project (NUDP). Dalam sosialisasi City Development Planning and Project Management (CDP-PMCD) serta penyampaian kerangka penilaian investasi publik dan pendanaan pembangunan di Hotel Millennium, Kebon Sirih, Jakarta, Pemda Belitung mengutus enam perwakilan dari berbagai OPD.

NUDP merupakan program strategis untuk meningkatkan perencanaan dan pemrograman pembangunan kota yang lebih terintegrasi, termasuk dalam perencanaan investasi (capital investment). Belitung ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh kota pilot project, bersama Bukittinggi sebagai satu-satunya perwakilan dari Sumatera. Program ini digagas oleh Kementerian Dalam Negeri dengan pendanaan dari Bank Dunia.

Tim Belitung: Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kabid Anggaran BPKAD, Kepala PAM PUPR, Sekdin PUPR dan City Coordinator CDP PMCD NUDP Belitung

Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, Marzuki, SIP, menegaskan komitmen daerahnya terhadap program ini. “Kami mendukung penuh NUDP dan telah mengirimkan enam peserta dari OPD terkait,” ujar Marzuki. Adapun peserta yang hadir meliputi Kepala BPKAD Siska Priorita, SE, Kepala Bappeda Nurman Sunandar, SE, Sekretaris Dinas PUPR Oskar Yolanda, ST, MT, Kabid Anggaran BPKAD Windra, SE, serta Kepala UPT PAM PUPR Ibnu Sopyan, ST.

Acara sosialisasi dibuka secara resmi oleh PLH Sekretaris Ditjen Bina Bangda, Dr. Zamzami B. Tjenreng, ST, M.Si. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pertemuan ini dalam mendukung CDP-PMCD sebagai bagian dari NUDP, yang sejalan dengan UU No. 59 tentang RPJMN 2025-2045 dan visi Indonesia Emas 2045. “Program ini memiliki peran strategis dalam pembangunan kota yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pemda Belitung Dukung Penuh NUDP, Percepat Pembangunan Kota

PLH Direktur Bina Bangda, melalui pejabat fungsional Kementerian Dalam Negeri, Rendy Jaya Laksamana, ST, MM, turut memberikan arahan. Ia menyoroti pentingnya koordinasi antar-daerah dalam menyukseskan program ini.

Sosialisasi ini mencakup beberapa materi penting, antara lain:

  • Paparan Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian PUPR tentang implementasi Komponen 3 dalam NUDP bagi pemerintah daerah kota/kabupaten pilot project.
  • Pemaparan Tim CDP-PMCD mengenai perencanaan pembangunan kota dan manajemen proyek, serta penggunaan instrumen penilaian PIMA dan MFSA berbasis Learning Management System (LMS).
  • Sesi peningkatan sumber daya manusia dalam pembangunan, yang disampaikan oleh Wawan Hermawan, SE., MM., Widyaiswara Ahli Madya dari Badan Pengembangan SDM, Kementerian Dalam Negeri.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan setiap daerah peserta dapat mengimplementasikan kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih efektif, berorientasi pada investasi yang berkelanjutan, serta berkontribusi terhadap visi pembangunan jangka panjang Indonesia. (UI)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.