SAMPIT, Berita Merdeka Online – Satuan Brimob Polda Kalimantan Tengah menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung yang dilaksanakan di lahan ketahanan pangan milik Mako Batalyon B Pelopor, pada Sabtu pagi (5/4/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Brimob Polda Kalteng, AKBP Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M., mewakili Dansat Brimob Polda Kalteng. Turut hadir jajaran penting dari instansi pemerintahan dan aparat penegak hukum yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kegiatan panen raya ini juga menjadi bentuk nyata dukungan Brimob Kalteng terhadap salah satu dari delapan program strategis nasional (Astacita) yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya di bidang kedaulatan pangan.

Kegiatan panen tidak hanya dihadiri oleh jajaran internal Brimob, seperti Danyon A Pelopor dan Pasiops Batalyon B Pelopor, tetapi juga melibatkan berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan mitra strategis dari sektor pertanian serta ketahanan pangan.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Kasat Binmas Polres Kotim, Pasiops Kodim 1015/Sampit, Kepala Dinas Pertanian Kotim, Kepala Bulog Kotim, Kasi Datun Kejaksaan Kotim, serta sejumlah pejabat utama (PJU) Batalyon B Pelopor.

Tak ketinggalan, perwakilan dari sektor perkebunan dan kelompok mitra tani di wilayah Kotim juga terlihat aktif mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari peninjauan hingga proses simbolik pemanenan jagung di lokasi lahan binaan Brimob.

Dalam sambutannya, Wadansat Brimob menyampaikan bahwa panen raya ini adalah simbol nyata keseriusan Brimob Kalteng dalam menguatkan peran institusi kepolisian, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga ketahanan pangan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Ketahanan pangan adalah isu strategis nasional. Ini bukan semata soal produksi, tetapi tentang keberlanjutan akses pangan yang berkualitas untuk seluruh lapisan masyarakat,” ujar AKBP Viddy Dasmasela.

Ia menekankan bahwa tanggung jawab terhadap ketersediaan pangan bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, namun juga merupakan kewajiban kolektif seluruh elemen bangsa, termasuk aparat kepolisian.

“Brimob Polda Kalteng siap menjadi bagian dari solusi. Kami ingin menunjukkan bahwa lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Brimob Kalteng Gelar Panen Raya Jagung di Sampit, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Kegiatan tanam dan panen jagung yang dilakukan oleh Brimob Kalteng ini telah berlangsung secara berkelanjutan. Program ini tidak hanya memberi manfaat internal bagi satuan, tetapi juga bisa menjadi inspirasi dan percontohan bagi masyarakat luas.

“Saya mengapresiasi kreativitas dan inisiatif dari personel di Batalyon B Pelopor. Upaya seperti ini tidak hanya menghidupkan lahan tidur, tetapi juga bisa menjadi penggerak ekonomi lokal melalui sektor pertanian,” jelas Wadansat.

Ia menambahkan, pemanfaatan lahan untuk pertanian mandiri ini juga dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas pangan lokal, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif Brimob dalam membantu program ketahanan pangan. Ia berharap kegiatan serupa bisa terus dikembangkan oleh instansi lain di berbagai sektor.

Sementara itu, Dinas Pertanian Kotim berjanji akan memberikan dukungan teknis dan pendampingan secara berkelanjutan bagi lahan-lahan pertanian binaan instansi seperti Brimob.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam hal ini sangat penting untuk menjawab tantangan krisis pangan global yang bisa berdampak hingga ke daerah,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kotim.

Panen raya ini sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya menjaga ketahanan pangan harus terus dilakukan secara bersama-sama dan berkesinambungan. Keterlibatan seluruh stakeholder, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga petani dan pelaku usaha lokal, menjadi kunci sukses dalam mewujudkan swasembada pangan di Kalimantan Tengah. (Ronny)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.