Pasuruan, Berita Merdeka Online – Tiga pria yang diduga melakukan aksi premanisme dan pemerasan terhadap proyek pemasangan jaringan pipa gas di kawasan industri PIER, Kabupaten Pasuruan, berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Pasuruan Kota, Polda Jawa Timur.

Penangkapan ini dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan terkait upaya penghalangan proyek serta tindakan pemerasan terhadap investor yang tengah mengerjakan proyek infrastruktur energi nasional tersebut. Ketiga terduga pelaku berinisial S, F, dan A diketahui merupakan warga lokal yang tinggal di sekitar kawasan PIER.

“Ketiganya kami amankan bersama barang bukti uang tunai sebesar Rp5 juta yang diduga hasil dari pemerasan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Iptu Choirul Mustofa, pada Senin (14/4/2025).

Setelah diamankan, para terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Pasuruan Kota guna pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

Aksi premanisme yang dilakukan oleh ketiganya mendapat kecaman dari warga setempat. Salah satu tokoh masyarakat di kawasan PIER mengaku sangat mendukung tindakan tegas dari aparat kepolisian. Ia menyebutkan bahwa selama ini, kelompok preman kerap menakut-nakuti pihak perusahaan demi mendapatkan proyek secara ilegal atau imbalan tertentu.

“Warga selama ini sering dimanfaatkan, nama masyarakat digunakan untuk kepentingan pribadi oleh segelintir orang. Padahal bantuan dari perusahaan sudah dialokasikan melalui program CSR ke desa,” ujarnya, enggan disebutkan namanya.

Ia juga menambahkan bahwa keributan yang sering terjadi di kawasan industri PIER banyak dipicu oleh provokasi dari kelompok preman yang memiliki kepentingan pribadi, bukan murni untuk kepentingan masyarakat luas.

Sementara itu, pihak PT LNG, perusahaan yang mengelola proyek pipa gas tersebut, memastikan bahwa seluruh proses perizinan telah dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku. Mereka menegaskan bahwa proyek ini penting bagi kelancaran distribusi energi nasional serta diharapkan membawa manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

“Ini proyek strategis. Kami pastikan semua dokumen perizinan lengkap dan legal,” ungkap perwakilan PT LNG.

Menanggapi situasi ini, pihak kepolisian menyatakan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan industri. Langkah tegas akan selalu diambil terhadap pihak manapun yang mencoba menghambat jalannya proyek-proyek strategis pemerintah.

Penangkapan tiga pelaku ini diharapkan menjadi pelajaran bagi oknum lain yang ingin memanfaatkan situasi demi keuntungan pribadi. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk ikut aktif melaporkan segala bentuk tindakan melawan hukum yang terjadi di lingkungannya.**

Editor: Mas Boor

Polisi amankan pelaku premanisme dan uang hasil pemerasan
Tiga pria yang diduga melakukan pemerasan terhadap proyek pipa gas di kawasan industri PIER diamankan oleh Polres Pasuruan Kota bersama barang bukti uang tunai.

Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.