SRAGEN, Berita Merdeka Online – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-128 Kodim 0725/Sragen tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik di desa, tetapi juga menumbuhkan kedekatan emosional yang hangat antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat.
Suasana penuh keakraban itu dirasakan langsung oleh Suwarti, warga Desa Terik, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.
Di sela kegiatan TMMD, seorang anggota Satgas terlihat duduk santai bersama Suwarti di teras rumahnya.
Mereka tampak menyiapkan sayuran dan bumbu dapur untuk keperluan memasak.
Sambil berbincang ringan dan bercanda, suasana hangat pun tercipta, menghadirkan pemandangan sederhana yang menyentuh hati warga sekitar.
Suwarti mengaku sangat senang dengan kehadiran anggota TNI di desanya.
Menurutnya, para prajurit tidak hanya fokus menyelesaikan pembangunan jalan, perbaikan rumah, dan fasilitas umum, tetapi juga mampu berbaur dengan warga layaknya keluarga sendiri.
“Bapak-bapak tentara itu ramah, sopan, ringan tangan, dan tidak sungkan membantu pekerjaan warga. Saya sampai bilang sendiri, ingin punya mantu tentara,” ujar Suwarti sambil tersenyum, Kamis (14/5/2026).
Ungkapan sederhana tersebut menjadi bukti nyata bahwa program TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara TNI dan rakyat.
Anggota Satgas TMMD yang setiap hari bekerja keras di lapangan tetap menyempatkan diri membantu aktivitas warga.
Mulai dari membantu memasak, membersihkan lingkungan, hingga berbincang santai bersama masyarakat, semua menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang terjalin selama pelaksanaan TMMD.
Kedekatan seperti inilah yang membuat masyarakat merasa nyaman dan bangga dengan kehadiran TNI di tengah desa mereka.
Tidak ada jarak antara prajurit dan rakyat. Semua menyatu dalam semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD.
Program TMMD Reguler Ke-128 Kodim 0725/Sragen memang membawa dampak besar bagi masyarakat.
Selain mempercepat pembangunan desa, kegiatan ini juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Bagi Suwarti, kehadiran para prajurit menghadirkan pengalaman yang berkesan.
Sosok tentara yang disiplin, pekerja keras, dan penuh kepedulian membuat dirinya semakin kagum terhadap TNI.
“Kalau punya mantu tentara, pasti rumah jadi adem dan semangat gotong royongnya tinggi,” candanya yang langsung disambut tawa anggota Satgas.
Kebersamaan sederhana di teras rumah itu menjadi gambaran nyata bahwa TMMD tidak hanya membangun desa, tetapi juga menumbuhkan harapan, kedekatan, dan rasa kekeluargaan di tengah masyarakat.




Tinggalkan Balasan