Bengkulu, Beritamerdekaonline.com – Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama (PW Fatayat NU) Provinsi Bengkulu menjalin sinergi dengan Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) melalui kunjungan silaturahmi ke Kantor AMJ, Jumat (18/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat komunikasi kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi di bidang publikasi, literasi informasi, pemberdayaan perempuan, serta berbagai program sosial kemasyarakatan.

Rombongan PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu dipimpin langsung oleh Ketua PW Fatayat NU, Dr. Fatrica Syafri. Kehadiran rombongan disambut Ketua AMJ, Wibowo Susilo, S.E., bersama jajaran pengurus. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai wujud komitmen kedua lembaga untuk membangun hubungan yang lebih erat.
Ketua PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu, Dr. Fatrica Syafri, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat komunikasi dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, media memiliki peran penting dalam mendukung penyebarluasan informasi yang akurat, edukatif, dan membangun sehingga berbagai program organisasi dapat diketahui serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
”Media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang benar dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Karena itu, kami berharap silaturahmi ini menjadi awal terjalinnya kolaborasi yang baik antara PW Fatayat NU Bengkulu dan AMJ,” ujar Fatrica.
Ia menambahkan, sinergi antara organisasi perempuan Nahdlatul Ulama dengan media diharapkan mampu memperluas jangkauan publikasi berbagai kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan perempuan, hingga penguatan ekonomi keluarga yang selama ini menjadi fokus program Fatayat NU.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ), Wibowo Susilo, S.E., menyampaikan apresiasi atas kunjungan PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu. Menurutnya, AMJ selalu terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai organisasi kemasyarakatan dalam mendukung penyebarluasan informasi yang berkualitas.
Ia menilai kolaborasi antara media dan organisasi masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan literasi informasi sekaligus menghadirkan pemberitaan yang edukatif, objektif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
”AMJ siap bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk PW Fatayat NU Bengkulu. Kami berharap kolaborasi ini dapat menghasilkan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Wibowo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai sejumlah isu strategis, di antaranya penguatan literasi informasi di tengah pesatnya perkembangan media digital, peningkatan peran perempuan dalam pembangunan daerah, serta peluang kerja sama dalam publikasi berbagai program sosial, pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya.
Selain membahas peluang kolaborasi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar gagasan mengenai pentingnya membangun komunikasi yang sehat antara organisasi masyarakat dan media. Kedua pihak sepakat bahwa hubungan yang harmonis akan mendukung penyampaian informasi yang akurat, menangkal penyebaran hoaks, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam berbagai program pembangunan.
Silaturahmi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen PW Fatayat NU Provinsi Bengkulu dan Asosiasi Media dan Jurnalis (AMJ) untuk terus mempererat komunikasi, membangun kemitraan yang produktif, serta mendukung penyebarluasan informasi yang berkualitas demi kemajuan masyarakat Bengkulu.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.


Tinggalkan Balasan