Kutacane, Beritamerdekaonline.com – Tingginya curah hujan beberapa hari terakhir,mengakibatkan terjadinya tanah longsor didesa Simpur Kecamatan Ketambe Aceh Tenggara tepatnya Kawasan Wisata Ketambe,sekitar pukul 23.00 wib. pada minggu kemarin 12/07
Sementara, Kalaksa BPBD agara M.Asbi mengatakan tingginya intensitas hujan beberapa hari terakhir mengakibatkan pengeseran tanah didataran tinggi desa Simpur yang membawa meterial seperti tanah, batu dan kayu.
Akibat kejadian itu, “merusak permungkiman penduduk dan menghambat akses jalan nasional Agara dan Gayo Lues,dan sebanyak 37 rumah warga rusak,rusak berat 3 unit,rusak sedang 4 unit,rusak ringan 30 unit,dan diperkirakan kerugian sementara sebanyak Rp 750 juta”
Namun kondisi saat ini jalan lintas Agara dan Gayo lues belum bisa melintas roda empat, sedangkan roda dua sudah bisa melintas secara perlahan, karena tanah longsor masih menutupi badan jalan tersebut, kata Asbi pada senin 13/07/2020. (Basri)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan