WONOGIRI, Beritamerdekaonline.com-Operasi anggota SAR Wonogiri pencarian korban kalap atau terseret air banjir ditutup, Senin (2/11/2020) malam ini. Penutupan operasi dilakukan setelah korban Sudah (40), warga Gondanglegi RT 01 RW 02, Desa Tambakmerang, Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri ditemukan.

Korban diketemukan Senin pukul 19.39 WIB. Kepala Bidang (Kabid) Operasi SAR Wonogiri, Tri Cahyana mewakili Ketua SAR Wonogiri, H Agus Widodo, SH, MH, menjelaskan, korban Harni ditemukan di Bendungan Waduk Gajah Mereka (WGM) Warga atau berjarak 37 kilometer lokasi kejadian.

“Korban terbawa arus sungai menuju Waduk Gajah Mungkur. Kurang lebih 37 kilometer jalur sungai dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Agus.

Perlu diketahui, peristiwa memilukan dialami ibu dan dua anaknya, Harni dan dua anaknya Bima, 5,5 dan Tyas, 4, Sabtu, 31 Oktober 2020 lalu. Harni dan Bima diduga terpeleset saat menyeberangi sungai sedangkan Tyas selamat. Minggu (1/11/2020), korban Bima ditemukan sekitar jam 06.00 WIB sudah dalam kondisi meninggal dunia sedangkan Harni, ibunda ditemukan dua hari setelah kejadian.
Lebih lanjut Tri Cahyana, mengatakan korban Harni ditemukan petugas pintu air WGM dan melaporkannya ke SAR Wonogiri.

“Kami menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pelaksanaan operasi SAR mulai 31 Oktober sampai 2 November 2020,” ucapnya.

Tri Cahyana menegaskan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

“Kepastian korban adalah Harni setelah berkoordinasi dengan keluarga. Saat ini tim SAR perjalanan ke rumah korban. Informasinya korban langsung dimakamkan malam ini,” ujarnya. (Trianto Hery Suryono)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.