Seluma, Beritamerdekaonline.com – Menyikapi aksi penusukan Panwascam Seluma Utara oleh ASN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu Majelis Daerah KAHMI Seluma memberikan lima point pernyataan sikap.
Hal itu setelah melihat serta menimbang proses pelaksanaan pemilihan kepala daerah dan memperhatikan kejadian penusukan terhadap saudara Husnul Hamidiyah Ketua Panwascam Seluma Utara pada 24 November lalu di Kantor Panwascam oleh yang patut diduga saudara H seorang ASN, serta ini demi menjaga Pilkada Seluma yang damai dan aman.
“Kita meminta aparat hukum untuk segera mengusut tuntas kasus tersebut dan mengimbau serta mengajak masyarakat untuk tetap menjaga pelaksanaan Pilkada yang kondusif, aman dan damai,” harap Presidium KAHMI Seluma Delpan Eko Putra, S.I.Kom., M.I.Kom.
Maka, dengan itu KAHMI Seluma menyatakan sikap sebagai berikut :
1. Mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut kasus penusukan yang menimpa Ketua Panwascam Seluma Utara agar tidak menyulut kemarahan pihak keluarga;
2. Meminta penegak hukum memberikan jaminan keamanan kepada penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah tahun 2020;
3. Mengimbau kepada penyelenggara pemilu KPU dan Bawaslu untuk tetap bekerja secara kondusif dan proposional serta tidak terpengaruh dengan kejadian yang menimpa Ketua Panwascam Seluma Utara;
4. Mengimbau kepada seluruh ASN menjaga netralitas dalam pilkada 2020, hal ini patut diterapkan demi terwujudnya ASN yang profesional ,adil, dan tidak berpihak kemanapun sesuai undang-undang yang berlaku;
5. Mengimbau dan mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Seluma untuk menjaga pelaksanaan pemilihan kepala daerah berlangsung secara kondusif aman dan damai.
(MS)




Tinggalkan Balasan