Kutacane,Beritamerdekaonline.com – Bupati dan Wakil Aceh Tenggara (Agara) menghimbau kepada warga Darul Makmur Kecamatan Darul Hasanah dan warga sekitar yang mendulang emas di pinggiran sungai Lawe Alas, agar tidak menggunakan alat berat dan Air Raksa.

Hal itu disampaikan Bupati Raidin Pinim bersama Wakil Bupati Bukhari saat meninjau lokasi pendulangan emas secara tradisional, Rabu 06/01/2021 di Desa Darul Makmur.

Kata Raidin, Jika pendulang menggunakan alat berat dapat merusak lingkungan, dan secara besar harus mendapatkan izin dari pihak terkait untuk melakukan eplorasi secara resmi. Begitu juga dengan air raksa dapat merusak dan mencemari lingkungan.

Tambahnya, Demi mencari nafkah sehari- hari di tengah pandemi Covid-19 saat ini, warga yang mendulang itu tetap di biarkan melakukan aktifitasnya sepanjang tidak mencemari dan merusak lingkungan.

” Pendulang silakan melakukan aktifitas, asal jangan menggunakan alat berat, dan memakai alat kimia dan air raksa yang dapat mencemari serta  merusak lingkungan “, ucap Raidin

Wakil Bupati Agara Bukhari mengingatkan kepada warga, agar menutup kembali lubang- lubang bekas galian mencari emas tersebut, untuk menghindari terjadinya abrasi jika sungai meluap nantinya, banyaknya lubang- lubang berdiameter cukup besar bekas galian pendulang di tinggal begitu saja tanpa menutup kembali.

Bukhari igatkan warga, Jika ada alat berat yang beroperasi melakukan penggalian di wilayah ini agar segera memberikan laporan dan melarangnya.

Harapan Bukhari, Dengan banyaknya warga melakukan pendulangan emas itu,  secara ekonomi dapat membantu beban warga di tengah masa pendemi Covid 19 saat ini, pungkas Bukhari

Diketahui, aktifitas pendulangan emas di Desa itu sudah berlangsung hampir satu bulan. Dari hasil pendulangan itu warga mengaku mendapatkan penghasilan sekitar Rp.200 ribu hingga Rp 600 ribu perhari, sampai saat ini pendulangan butiran emas di pinggir sungai Lawe Alas itu tetap berlangsung secara tradisional, (Basri)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.