Balai Desa Setengah Milyar Mangkrak, Masyarakat Kecewa

0
440

Aceh Utara – Pekerjaan fisik 1 unit Balai Desa di kampung Tanjung Teungku Ali Kecamatan Matangkuli, Kab. Aceh Utara terbengkalai atau mangkrak. Polisi diminta untuk melakukan pengusutan atas dugaan korupsi pada proyek Alokasi Dana Desa (ADD) Kampung Tanjung Teungku Ali tahun anggaran 2018.

Sebanyak 1 unit Balai Desa untuk prasarana kegiatan Ibadah dan Balai pertemuan di Kampung Tanjung Tgk. Ali tahun anggaran 2018 hingga kini tak kunjung selesai dikerjakan. Padahal, anggaran untuk pembangunan 1 unit Balai Desa sudah ditarik seluruhnya. Tak lupa, Geuchik Tanjung Tgk Ali juga telah melaporkan realisasi penggunaan ADD 2018 mencapai seratus persen. Hal ini ditandai dengan kucuran kembali ADD tahun 2019, yang Saat ini baru terialisai dikegiatan petertaan Modal BUMG senilai Rp.127.670.000.

Menurut pengamatan Media beritamerdekaonline.com dilapangan(07 November 2019) terlihat konstruksi bagunan baru selesai dikerjakan sekitar enam puluh persen dan dilokasi terlihat beberapa orang sedang mengerjakan kembali. Seperti terlihat di lokasi, bangunan belum seratus persen selesai dikerjakan. Pada dinding, jendela,lantai bagian dalam Balai belum diplester. Belum lagi plafon dan seng belum dikerjakan sama sekali.

Akibat belum selesainya pembangunan Balai Desa maka Kegiatan baik rapat dan lainya masih menggunakan Menasah.

“Muhammad selaku Sekdes Kampung Tanjung Tgk Ali menuturkan selama kegiatan di 2018 beliau hanya melakukan proses administrasi seperti tandatangan baik pengusulan maupun realisasi tanpa tahu jumlah alokasi yg diberikan pemerintah, terbukti sacara audio langsung media ini mewawacari beliau dilokasi.
Lanjutnya kemarin pak Geucik dan bendahara sudah dipanggil pihak kecamatan, untuk lebih jelas tanyakan kepada pak Geucik langsung.

“Usman selaku ketua TPK Gampong Tanjung Tgk Ali ditanyai media ini ,selama ini saya tidak punya RAB saya cuman dilibatkan dilapangan sebagi pegontrol dan untuk jumlah anggaran tidak tahu.untuk semua kegiatan ini ditangani oleh wakilnya ungkapnya”

Perwakilan Masyarkat desa menuturkan” nyan harus tamuat bak media(itu harus ditulis kemedia) dan yg lainya mengungkapkan kekecewaannya terhadap realisasi ADD 2018.

Saat dijumpai wartawan, “Andan Geuchik kampung Tanjung Tgk Ali berdalih bahwa pekerjaan ini bukan seperti rabat beton bisa segera diselesaikan oleh masyarakat kalau bagunan ini harus pelan pelan, Lanjutnya kegiatan ini menelan anggran sekitas 500 jutaan geucik menuturkan uang sisa salama ini direkening desa, dan tidak ada Silpa tutupnya.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Matangkuli Zulkifli melalui Kasie P3MD Dirman menuturkan, hampir tiap bulan selalu mengontrol balai desa tersubut, lanjutnya sehingga baru terungkap kami pangil bendahan sama geucik kekantor camat baru baru ini, Geuchik Selalu beralasan kepada kami tunggu seng.selam ini keterang Geucik kepada kami, atra Nyoe kalepah mejo peng bak tukang termasuk seng ubong (punya ini uang sudah kita berikan kepada tukang termasung seng atap), lanjutnya kebetulan tukang gak pergi kami buat hubungan kebeliau sehingga sudah ditangani anaknya, jadi anaknya yg menagani seng. pas tadi(hari ini) ketumu pak Geuchik menuturkan sudah beres, ditanyak pak dirman beres apa’ anaknya sudah mengakui sudah dibeli malah sudah dikasih nampak foto foto sengnya lagi diorder disana karna seng nya panjang, tutupnya. Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here