Padang Lawas, Beritamerdekaonkine.com – Merasa terhina di depan umum dari perkataan Oknum Bidan di Puskesmas Sosopan, Kakek usia 73 tahun warga Desa Sosopan Julu Kecamatan Sosopan mintak agar Polsek Sosopan dapat menampung dan menyelesaikan keluhannya.

Hal demikian jelas H. Baranauli Siregar umur 73 tahun bersama istrinya Ibu Masrolan Pulungan kepada Beritamerdekaonline.com Senin (29/11) saat di rumah dan juga dihadapan anaknya Marlin Siregar, diceritakan duduk persoalan yang membuatnya kecewa dan merasa terhina sehingga memintak pihak Polsek Sosopan bisa menerima dan menyelesaikan keluhannya atas perkataan oknum Bidan.

Dikatakannya, ” pada Hari Rabu (10/11) sekitar pukul 11.00 Wib, saya merasa terhina ucapan seorang oknum Bidan yang mengatakan masuk Huting nalomlom ( Kucing Hitam ) saat itu saya hendak berobat di Puskesmas Sosopan dan saat saya masuk ruangan Dokter saat itulah langsung keluar oknum Bidan A.Nst dan ditanyakan kawannya Bidan Desa Silonggom , Kak kenapa keluar..? saat itulah di bilangnya masuk Huting Nalomlom, padahal yang masuk kan cuma saya..” saya ini sudah tua , usia 73 tahun dan sudah punya cucu saya merasa terhina ada ucapan orang berpendidikan begitu.

Akibat perkataan oknum Bidan A. Nst tersebut dengan spontan istri saya menjawab,, kenapa kamu katakan begitu..?? itu Amangboru.. najuap ma huida ho,, sehingga terjadi pertengkaran,, saat itu ucapan Huting Nalomlom dari Bidan A. Nst di dengar Kepala Puskesmas Ahmad Kamal dan bidan lainnya,, pertengkaran di lihat warga yang datang untuk vaksin, pertengkaran tersebut di lerai Dokter Kamal, ucap H. Baranauli.

Lebih lanjut dijelaskannya, karena saya merasa sangat terhina dengan ucapan Huting Nalomlom itu, setelah saya selesai berobat, kami langsung berangkat ke Polsek Sosopan, karena di kantor Polsek tidak ada Polisi sehingga kami langsung menuju Asrama Polisi, di Asrama kami berjumpa dan menceritakan tujuan kedatangan kami kepada Anggota Personil Polsek M. Nasution, saat itu Pak M. Nasution mengatakan tunggu dulu ya Pak, saya panggil dulu yang bersangkutan, setelah itu kami langsung pulang,

Dan sekitar pukul 15 wib.. datang ajudan dokter kerumah kami, mengajak agar ke Polsek dulu kata Pak Nasution .. setibanya di Polsek… Ternya Pak Dokter bersama Bidan Anita dan 2 orang bidan lainnya telah berada di Polsek… dan saat itu setelah duduk bersama, M. Nst mengatakan agar bidan Anita mintak maaf,, dan dokter juga mengatakan dia jelas salah,, kamu jangan membawa urusan pribadi.. puskesmas itu bukan kamu punya itu milik pemerintah, kata Dokter , karena hanya disuruh mintak maaf begitu saja saya tidak terima,

Mengingat sebelumnya Suami Bidan A. Nst itu (Rzl Siregar) pada bulan maret 2020 telah pernah mengancam dan menghina saya,, sebelumnya juga mertua Bidan Anita itu (Jhn Siregar) pada tahun 2019 juga telah pernah melakukan pengancaman, hal tersebut sudah diselesaikan dan dibuat Surat Perjanjian, sekarang muncul lagi penghinaan di tempat umum,, makanya saya tidak terima kalau hanya diselesaikan dengan mintak maaf begitu saja, makanya kami meninggalkan Polsek,

Sehingga saya tidak bosan datang ke Polsek Sosopan, Hari Minggu (14/11) pukul 20.00 wib kepada Anggota Polsek M. Nasution, Senin (15/11) dari pukul 08.00 wib menunggu hingga pukul 09.00 Wib datang Anggota J. Lumban Tobing disuruh menunggu, namun hingga pukul 13. 00 wib tidak satu pun ada Polisi yang datang di Polsek.

Rabu, (17/11) pagi saya datang lagi ke kantor Polsek namun tak satupun Polisi di kantor itu dan saya ke Asrama barulah saya bertemu dua orang Polisi yang sedang duduk M.Nst dan JS dengan berbagai alasan keluhan saya tidak diterima masih mengambang.

Akhirnya, Jum’at (19/11) sekitar pukul 14.00 wib baru ketemu langsung dengan Kapolsek, saya bersama anak diajak masuk rungannya, sambil menceritakan persoalan dan tujuan kami, saat itu Bapak Kapolsek yang baru Tugas di Polsek Sosopan yang disampaikannya akan di undang Jum’at (26/11) kami maklumi, namun hingga hari ini Senin (29/11) belum juga ada undangan Pak Kapolsek,.?

Selaku warga masyarakat biasa,, saya ingin mendapat “Pelayanan,. Pengayoman dan Perlindungan” dari pihak Polsek Sosopan atas kejadian yang saya alami mendapat penghinaan dari oknum Bidan tentu itu orang yang berpendidikan, ucap Kakek Baranauli.

Kapolsek Sosopan IPTU Muhammad Ilham Lubis SH ketika di konfirmasi Beritamerdekaonline saat di Polsek Senin (29/11) terkait keluhan Kakek 73 tahun H. Baranauli , di jelaskannya bahwa permasalahan tersebut bukan tidak diterima dan dilayani, hanya saja akibat saya baru pindah tugas di Polsek Sosopan ini masih banyak masalah yang harus saya tuntaskan, dan masalah itu telah saya agendakan akan kita adakan mediasi secara kekeluargaan dan semua pihak hari Kamis besok (2/12) kita undang untuk hadirr di Polsek, jelasnya. (Bonardon)