KAUR – Program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Kaur tampaknya belum maksimal bahkan terkesan masih jauh panggang dari api, inilah istilah yang sesuai untuk Kaur, Padahal upaya Pemerintah Pusat yang diramu dalam program pengentasan kemiskinan terbilang sangat elegan.
Sangat disayangkan masih ada oknum-oknum yang memanfaatkannya untuk kepentingan tertentu tanpa melihat kepentingan dari warga miskin yang justru membutuhkan perhatian melalui bantuan, seperti pembangunan RLTH dari Dinas Perkim dan RKH dari Dinas Sosial.
Entah karena sistem yang tidak dijalankan sebagaimana mestinya atau pasifnya Pemerintahan di tingkat Kampung dalam memberikan data orang miskin, sehingga warga yang hidup di bawah garis kemiskinan justru tidak pernah merasakan bantuan pemerintah itu.
Contoh kongkritnya, seperti dialami bapak Abasdin Desa Tebing Rambutan Kecamatan Nasal Kabupaten Kaur, dan masih ada beberapa warga lain yang hidup dibawah garis kemiskinan namun tampaknya luput dari perhatian pemerintah.
Sudah puluhan tahun mereka hidup dalam kondisi yang memprihatinkan. Ironisnya, mereka tidak pernah menerima bantuan pemerintah, seperti Raskin, RLTH dan RKH, padahal, mereka merupakan bagian dari warga Indonesia, jelas “Widi Ketua DPC JPKP Kabupaten Kaur, menuturkan kepada media ini, Senin 16/09/2019.
Dia menjelaskan dari hasil investigasi yang dilakukannya puluhan warga miskin di Desa Tebing Rambutan yang mereka temui, kondisi mereka sangat memprihatinkan.
“Di antara mereka, ada yang tinggal di rumah gubuk Bambu berlantai tanah, mereka tak pernah terdata sebagai warga miskin. Tapi anehnya, jika saat Pemilu lima tahunan, baru ada orang tertentu saja yang mau menemui para warga miskin ini untuk pemenuhan ambisi kepentingan mereka,” ujar Widi.
Widi pun mempertanyakan dikemanakan saja bantuan Dana Desa yang berbandrol miliaran rupiah selama ini, seperti apa pendataan warga miskin sehingga mereka tidak terdaftar sebagai warga yang paling layak menerima bantuan pemerintah.(Miruan)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan