Kutacane, Berita Merdeka Online — Pencarian hari ketiga terhadap Alimi (12 ) tahun, warga Mbak Sako Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), korban hanyut terseret Sungai Alas daerah sekitar, belum juga ditemukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Aceh Budiono, melalui Koordinator Pos SAR Kutacane Muhammad Amri, mengatakan kepada awak media Selasa, (12/04/2022), pencarian hari ketiga dihentikan sementara, dan pencarian kembali dilanjutkan besok, korban hanyut tersebut belum juga ditemukan.

Sebut Muhammad Amri, pelaksanaan operasi SAR di hari ketiga, tim rescue Pos SAR Kutacane tiba di lokasi kejadian pertama (LKP) pada pukul 08 :15 Wib, kemudian berkoordinasi dan selanjutnya langsung melakukan upaya pencarian.

“Tiga tim di turunkan untuk melakukan pencarian di seputar LKP dan penyisiran juga dilakukan sejauh kurang lebih 13 kilometer dengan menggunakan satu unit Lcr, satu rafting, dan satu perahu teradisional, ” Kata Amri.

Pada pukul 10 : 15 WIB, kata Amri, tim tiba di beberapa cabang sungai untuk melakukan pencarian dengan memeriksa seluruh cabang aliran sungai yang di curigai, dan pada Pukul 13 : 00 WIB tim tiba di Desa Salim Pipit, Kecamatan Babul Rahmah.

Selanjutnya, pada Pukul 14 : 00 WIB tim SAR gabungan melakukan pencarian kembali, dari Pante Dona hingga Desa Salim Pipit dan belum juga menemukan korban.

“Tim kembali ke Posko di LKP dengan hasil Nihil pada Pukul 18 : 00 WIB, maka Operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan besok pagi, ” Akhiri Muhammad Amri.

Diberitakan sebelumnya, Alimi, berusia 12 tahun asal Mbak Sako, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara korban hanyut terseret arus sungai Alas daerah setempat, Minggu (10/04/2022) sekira pukul 09.00 WIB. (Basri)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.