Beritamerdekaonline.com, Majalengka — Kasus rem motor matic yang blong memang masih cukup terjadi, biasanya kasus rem blong ini terjadi saat motor dipake melaju di pegunungan yang punya banyak jalur turunan dan tanjakan.
Rem bong yang menimpa pengendara motor matic karena tidak adanya engine brake seperti pada motor bertransmisi manual. Sehingga pengendara matic cuma bisa mengendalikan sistem pengereman sepenuhnya untuk memperlambat laju motor.
Telah terjadi kecelakaan tunggal melibatkan pengendara motor matic terjadi di tanjakan/turunan Jingkang, Sukadana Argapura Majalengka. Sabtu (02/07/2022).
Motor matic yang di Kendarai saudara (R) membawa empat penumpang, seorang ibu dan membawa ke 3 anak nya yang masih kecil-kecil. Antara lain, TS (36), N (8), NH (5) dan LK (2) warga desa Haurseah Argapura Majalengka. Semuanya luka parah dan sekarang sudah di Tangani pihak RSUD Majalengka.
Menurut salah satu pihak keluarga kecelakaan mengatakan ke awak mediagrib.com bahwa kayanya rem motornya blong, dan masuk ke jurang sawah ketinggian 12 meter.
“Yang bawa motornya belum berpengalaman dan tidak tau Medan jalan. Pas turunan seharusnya belok, ini malah lurus terus dan masuk ke jurang pesawahan (Lamping) kurang lebih 12 meter. Kayaknya remnya blong tidak kuat menahan beban” bebernya
“Pas jatuh ke jurang pesawahan di tolongin sama ibu ibu yang ada di sawah, kemudian laporan ke desa dan di bawa Langsung sama aparatur desa Haurseah ke RSUD Majalengka”. Ucap salah satu keluarga korban. (Iding)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Tinggalkan Balasan