Jakarta, BM – Perhimpunan Indonesia Timur (PIT) menggelar press conference menyikapi soal kondisi wameha dan pengungsi Maluku serta merekomendasikan calon menteri kabinet Jokowi Ma’ruf dari kawasan timur Indonesia (KTI).
Koordinator PIT Muhammad Syukur mengatakan melihat kondisi di Indonesia Timur dibeberapa wilayah masih relatif miskin, tapi kaya akan sumber daya alam (SDA). KTI adalah bagian penting dari Indonesia, didalam kawasan timur Indonesia karena terdapat kurang lebih 13 provinsi, yang kaya akan sumber daya alam. Tak berlebihan jika banyak kalangan menyatakan bahwa masa depan Indonesia ada dikawasan timur Indonesia.
PIT, lanjutnya, adalah perkumpulan tokoh kawasan timur yang sejak dulu telah fokus mengawal pembangunan kawasan timur Indonesia. PIT mengusulkan dibentuk suatu badan setingkat menteri yang dinamakan Badan Percepatan Pembangunan Kawasan Timur Indonesia (BPPKTI), yang bertugas membantu Presiden dalam melaksanakan program Presiden di kawasan timur secara terintegrasi dan menyeluruh
“Sehingga sudah saatnya Undang-Undang (UU) yang mengatur jika kepala-kepala daerah melakukan korupsi ada punishment – reward yang diterima dalam menduduki jabatan penting demi tercapainya percepatan pembangunan,” ungkapnya, di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, Rabu (16/10/2019).
Lanjutnya, Presiden Jokowi sangat tanggap menyikapi persoalan pengungsi gempa Lombok NTB, pengungsi Wamena, dan pengungsi gempa Maluku. “Namun disayangkan, jika instansi terkait yang diberikan kewenangan untuk menyelesaikan persoalan sangatlah lamban dan tidak membuahkan suatu hasil yang sesuai harapan masyarakat di kawasan timur Indonesia. Rekomendasi ini sangat ‘urgent’ buat PIT saat ini,” pintanya.
PIT juga mengusulkan dibentuk tim rekonsialisasi melibatkan tokoh ada setempat, tokoh lintas agama, dan tokoh Nasional yang independen, dalam melakukan rekonsiliasi pemulihan di Wamena.
Selanjutnya, penyelesaian kasus penembakan dua mahasiswa di Kendari harus transparan dan pelakunya dapat sanksi sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.
“Bagaimanapun carut-marut kondisi pertambangan di Freeport Papua, di Sulawesi Tenggara, di Maluku Utara, telah dibanjiri oleh tenaga kerja asing, haruslah segera ditertibkan, dan mendahulukan kepentingan pencari kerja dan tenaga kerja lokal,” tegas M. Syukur.
Dalam hal ini PIT berharap dalam menyukseskan kerja Jokowi ke depan dengan merekomendasikan tokoh kawasan timur yang memiliki kemampuan, keberanian dan loyalitas serta berintegritas.
“Adapun nama-nama usulan sebagai calon Menteri dan atau Wakil Menteri seperti Prof. Dr. La Ode Ida (Akademisi/Tokoh Kawasan Timur, Mantan Wakil Ketua DPD RI), Andi Gani Nena Wea (Ketua KSPI/Tokoh buruh), Prof. Dr. Alex Retrubun (unsur biraokrat/mantan wakil menteri), Drs. Manuel Kaisiepo. M.H. (Tokoh Papua, Mantan Menteri PDT), Dr. Muhammad Zainul Majdi. Lc. M.A. ( Mantan Gub. NTB), Prof. Dr. Letjen (Purn) Syarifuddin Tippe (Unsur Purn TNI/Akademisi),” M tutup Syukur. (Ams)
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan