BOJONEGORO – Senyum haru tak bisa disembunyikan dari wajah Ladi, warga Dusun Pereng RT 11/RW 05, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem. Setelah bertahun-tahun menempati rumah yang kondisinya kurang layak, kini ia dan keluarganya mulai melihat harapan baru. Melalui Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, rumahnya resmi direhabilitasi melalui Program Aladin (Atap, Lantai, dan Dinding).
Program yang menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD bertema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” itu menyasar warga yang membutuhkan hunian lebih aman, sehat, dan layak. Rumah Pak Ladi menjadi salah satu dari sembilan unit Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) yang dibangun selama pelaksanaan TMMD di Desa Kesongo.
Sejak proses pengerjaan dimulai, personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong membongkar bagian rumah yang sudah rapuh dan menyiapkan material pembangunan. Kebersamaan antara prajurit TNI dan warga terlihat nyata di lokasi, mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi ciri khas TMMD.
Bagi Pak Ladi, pembangunan rumah tersebut bukan sekadar renovasi bangunan, tetapi menjadi titik awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Terima kasih kepada Bapak Bupati Bojonegoro, Bapak Dandim 0813 Bojonegoro, dan semua pihak yang telah membantu. Semoga Allah membalas semua kebaikan ini dengan kesehatan dan keberkahan,” ucapnya penuh haru, Kamis (16/7/2026).
Komandan SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, menjelaskan bahwa program rehabilitasi RTLH merupakan bagian dari komitmen TMMD untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih layak.
Menurutnya, pembangunan desa tidak hanya diwujudkan melalui jalan, drainase, atau fasilitas umum, tetapi juga dengan memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Melalui TMMD ke-129, kami ingin menghadirkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.
Pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan berbagai sasaran pembangunan fisik dan nonfisik. Kehadiran program ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan di pedesaan sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Bagi keluarga Pak Ladi, rumah yang kini mulai dibangun bukan hanya menghadirkan dinding dan atap baru. Lebih dari itu, rumah tersebut menjadi simbol hadirnya kepedulian, harapan, dan masa depan yang lebih baik melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Versi ini menggunakan struktur dan gaya penulisan yang berbeda dari naskah asli sehingga lebih unik, mengalir, dan layak untuk media online maupun dibagikan di media sosial, tanpa mengubah fakta utama yang terdapat dalam rilis awal.
Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Tinggalkan Balasan