Bengkulu Utara, Beritamerdekaonline.com — Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkulu Utara, Faharudin yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bengkulu Utara (BU), disinyalir melakukan Pungutan Liar (Pungli) terkait ratusan paket proyek.

Hal ini disampaikan Ma dengan pemborong warga Bengkulu Utara (BU), yang namanya tidak ingin dikutip dimedia ini menuturkan semua paket di Disdik Kabupaten Bengkulu Utara, ternyata sudah bertuan sebelum dilakukan pelelangan, lanjut Ma ketika melakukan percakapan dengan Kadisdik BU Faharudin diruang kerjanya, Senin (17/04/2023).

“Masih disampaikan Ma, dimana di dalam Percakapan Kadisdik BU secara terang-terangan meminta fee 25 juta jika ingin paket. Karna menurut Kadisdik BU paket telah terjual semua habis, tapi sebaliknya jika kamu ingin mengembalikan uang 25 juta yang telah terlanjur saya ambil dari pemborong lain”. Ujar Kadisdik Bengkulu Utara, di ruang kerjanya.

Terkait hal ini saya sangat terkejut Kadisdik BU memintah 25 juta jika ingin paket, dan juga terkait hal ini kita memiliki bukti rekaman suara percakapan pada tanggal 21 Maret 2023 lalu, dengan Fahrudin ketika diruang kerjanya. Dimana Faharudin ingin memintah fee 25 juta untuk paket PL (Pemilihan Langsung). Dan lagi ditambahkan Ma, kita juga memiliki saksi ketika melakukan percakapan diruang Kadisdik, tutupnya.

Hingga berita ini di tayangkan pak Kadisdik BU Faharudi berlum dapat di komfirmasi media ini. (yapp)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.