Aceh Tenggara – Asrizal alias Cancun diduga kawan Cv.Raja Lambing tantang sejumlah wartawan di Agara,terkait dengan proyek Pembangunan Jaringan Air Bersih Kute (Desa) Kampung Nangka Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara (agara),

Pelaksana proyek itu oleh Cv.Raja Lambing,dengan jumlah dana Rp,713.003.000,bersumber dari dana Otsus 2019,dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agara.

Sementara itu,Asrizal alias Cancun mengatakan kepada wartawan ini,melalui hand phone pada Kamis 05/12/2019,terkait dengan proyek Air Bersih Desa Kampung Nangka,kao bilang sama kawan kawan mu,jangan gak kalian tulis dan saya tunggu berita kalian,bila perlu laporkan ke pihak polisi,kata Asrizal alias Cancun,disaksikan oleh Ketua PWI agara Jumadi dan Ketua Lsm Gakag Arafik Beruh.

Namun, Ketua PWI agara Jumadi mengatakan,beliau berharap kepada Kapolda Aceh melalui Kanit Tipikor Aceh usut tuntas proyek tersebut,seolah olah kebal terhadap hukum,dengan perkataan Asrizal itu.

Padahal yang kami temui dilapangan proyek itu,terlihat pipa air itu tidak di tanam sepanjang kurang lebih 20 meter,diletakan saja diparet,seharusnya itu ditanam.

 Masyarakat kampung nangka mengatakan kepada kami,proyek air bersih itu dikerjakan oleh kontraktor diduga asal asalan,pasalnya,Intek di hulu pipa itu adalah milik desa kampung nangka melalui dari dana desa,bukan dikerjakan kontraktor air bersih tersebut,namun mereka memakai intek kami,sedangkan penanaman pipa juga tidak sampai 50 cm.

Seharusnya pihak rekanan membangun intek hulu pipa tersebut,kuat dugaan dana untuk intek tersebut di tilep rekanan,akhiri Ketua PWI

dikonfirmasi PPK proyek itu pada Dinas PUPR agara melalui via hand phone,namun tidak ada jawaban sampai berita dikirim. (Basri/BM)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.