Lhokseumawe, BMonline – PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan dua unit Antiseptic Chamber atau bilik disinfektan kepada Rumah Sakit Umum Daerah Cut Meutia, sebagai rumah sakit rujukan pasien virus corona. Penyerahan bantuan ini dalam upaya melawan penyebaran Corona Virus Disease. Sabtu (4/4/2020).

Dua antiseptic chamber atau bilik untuk membunuh Virus dan Bakteri yang menempel pada kulit dan pakaian, diserahkan langsung tim tanggap darurat PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM).

Direktur RSUD Cut Mutia melalui Kabid Humas Jalaluddin mengatakan, dua unit antiseptic chamber digunakan untuk mencegah penyebaran Virus Corona di lingkungan rumah sakit. “Sebelumnya kita juga telah menyiapkan ruang isolasi khusus pasien Corona,” jelas Jalaluddin.

RSUD Cut Mutia merupakan salah satu lokasi yang ramai dikunjungi warga dari keluaga pasien. Untuk menjaga penyebaran Virus, pihak Rumah Sakit membutuhkan bilik antiseptik. “Ya, hari ini kita mendapat dua antiseptic chamber dari PIM,” jelasnya. Bilik tersebut akan dipergunakan untuk mencegaha penyebaran COVID-19.

Selain menyerahkan bilik antiseptik, tim tanggap darurat PIM juga melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh sudut rumah sakit. “Selain menyerahkan chamber antiseptic dan penyemprotan disinfektan, ke depan kami juga terus berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit,” jelas tim tanggang darutan PIM melalui Maneger Humas, Nasrun.

Tim Satgas PIM juga sedang mempersipakan delapan unit Antiseptic Chamber untuk sejumlah Puskesmas dan Masjid. Pihaknya mengaku telah banyak menerima permintaan berbagai kebutuhan untuk menyecegah penyebaran Virus Corona. Seperti, penyemprotan Disinfektan, hand sanitizer, masker dan beberapa jenis peralatan lainnya.

“Ya memang kita kesulitan juga menyiapkan bahan-bahan Disinfektan, karena kebutuhan masyarakat sangat tinggi,” jelas Nasrun. Namun pihaknya akan berusaha serta mengharapkan dukungan masyarakat dalam melawan penyebaran Virus Covid-19.

Selain melawan penyebaran Virus, Satgas COVID-19 PIM juga menyiapkan kebutuhan masyakat untuk masa Lockdown. Diantaranya, kebutuhan pokoh masyarakat. “Kedepan kalau memang dilakukan Lockdown secara parsial atau general, kami akan mempersiapkan sembako-sembako kepada masyarakat,” jelasnya. Sejumlah 1.050 paket Sembako telah disalurkan melalui Dinas Sosial Aceh.

Selain itu, Satgas juga berkoordinas dengan seluruh BUMN yang berada di Aceh untuk membantu kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) dan Alar Kesehatan (Alkes). PIM telah ditunjukkan sebagai koordinator seluruh BUMN yang berada di Aceh untuk mencegak penyebaran COVID-19 di Serambi Mekkah. “Sesuai dengan SK Kementerian BUMN, PT. PIM ditugaskan sebagai koordintor wilayah,” tambah Nasrun. Sejumlah 57 BUMN, seperi Bulog, Kimia Farma dan Bio Farma akan membantu sesuai dengan kemampuan perusahaan masing-masing.

Penulis: (Zulkifli)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.