Lebong, beritamerdekaonline.com – Masih berlanjut, 9 orang massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat dan Aktivis Kabupaten Lebong (FORMAL) gelar aksi lanjutan hari ke 3 di depan Kantor Pertanian Kabupaten Lebong, Rabu (11/10/2023).

Dalam aksi tersebut seorang massa aksi menyampaikan, bahwa potensi pertanian yang disorot hanya perihal padi. Sedangkan terdapat potensi-potensi lain yang terdapat di Kabupaten Lebong.

“Oke kita bangga dengan MT2 di Kabupaten Lebong, tapi kita lihat saat ini berapa banyak kopi kita dari Kabupaten Lebong yang keluar daerah. Kenapa tidak diperhatikan yang seperi ini?” ucap Yudi saat menyampaikan orasi.

Selain itu, salah satu peserta aksi perempuan juga menyampaikan aspirasinya terkait ketiadaan konsep MT2.

“Terkait diskusi selama ini yang disampaikan oleh Pak Jimmy (Kabid Holtikultura) hanya disampaikan secara lisan, siapa yang tidak mendukung? Kalau bicara MT2, tidak mungkin masyarakat Lebong menolak jika ada program Bupati yang ditujukan untuk peningkatan ekonomi rakyat,” sampai Sausan Citra di depan Kantor Pertanian Lebong.

Dalam aksi hari ketiga ini, adapun dua tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi yang diKetuai oleh Mashuri, yakni;
1. Menuntut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Lebong untuk memberikan dokumen perencanaan dan konsep MT2 mencakup jumlah lahan yang dipakai, sumber pendanaan dan hasil tanam yang kemudian akan dipanen dan sudah dipanen.
2. Menuntut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebong transparan dalam penganggaran terkait penggunaan untuk program MT2 dalam hal ini terkait penggunaan dana DD, APBD, dan APBN.
3. Apabila tuntutan kami tidak ditindak lanjuti dalam waktu paling lama 1 bulan, kami menuntut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lebong mengundurkan diri dari Jabatannya.

Sayangnya, aksi damai yang dilangsungkan di Dinas Pertanian tersebut tidak dihadiri Kepala Dinas, melainkan Sekretaris Dinas dan Kabid Perkebunan.

Saat diwawancarai awak media, Cahyo Gunarso Koordinator Lapangan aksi yang diselenggarakan oleh FORMAL, aksi akan berlanjut ke Gedung DPRD pada Kamis (12/10/2023). (ML)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.