JAYAPURA, BERITAMERDEKAONLINE.COM –  Lima korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, dievakuasi ke Timika. Hal itu dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.

Proses evakuasi ini dilakukan, Senin (27/11/2023) pagi, di Terminal Cargo Bandara UPBU Mozes Kilangin Timika, Timika, Kabupaten Mimika. Evakuasi tersebut dilakukan dengan menggunakan Pesawat Dabi Air dengan nomor registrasi PK-DPL

BACA JUGA : Polisi Menangkap Pencuri Sepeda Motor, Terancam Pasal 363 KUHP – Berita Merdeka Online

Kombes Benny mengatakan, jenazah dan korban terluka dibawa ke RSUD Kabupaten Mimika untuk penanganan medis lebih lanjut.

“Jenazah sementara akan disemayamkan di RSUD Mimika, dan untuk proses pemakaman masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga,” kata Benny.

Ia juga menginformasikan bahwa Aparat gabungan TNI-Polri saat ini masih meningkatkan keamanan di lokasi kejadian. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian susulan.

BACA JUGA : Viral, Seorang Pria Bacok Warga Hingga Tewas, Motif Karena Istrinya Pelaku Pernah Dibonceng – Berita Merdeka Online

“Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Puncak sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan guna mencegah kejadian serupa. Dan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, KKB diduga menyerang lima pekerja proyek pembangunan puskesmas di Kampung Jambul, Distrik Beoga Barat, Jumat (24/11/2023). Akibat penyerangan ini tiga orang pekerja meninggal dunia yaitu Satiman (40), Suyanto (40) dan Triono (50). (INT)


Eksplorasi konten lain dari Berita Merdeka Online

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.