DIY, BERITA MERDEKA Online – Calon presiden Prabowo Subianto mengusung program Makan Siang Gratis di Sekolah bila terpilih sebagai RI 1 pada Pemilu mendatang. Dia berharap kebijakan ini mendongkrak kualitas gizi anak sekolah, memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), hingga menggerakkan ekonomi nasional.
Hitungan tim Prabowo memperkirakan anggaran Makan Siang Gratis di Sekolah akan menghabiskan dana sekitar US$ 30 miliar (Rp 464,55 triliun). Anggaran tersebut dengan mempertimbangkan asumsi Indeks $ 1 per makan seperti UN WFP. Namun, anggaran sebesar US$ 30 miliar diyakini bisa menghasilkan multiplier ekonomi 1,5x dan memberi tambahan dampak pertumbuhan ekonomi sekitar 3%.
“Tentunya program Bapak Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka bukanlah muluk-muluk, dan sangat logika. Program Makan Siang Gratis di Sekolah, akan menumbuhkembangkan sektor perekonomian, khususnya UMKM,” kata Ketua Tim Aksi Politik (TAP) Provinsi DIY, Marsekal Muda TNI Purn Azman Yunus, saat dikonfirmasi di kantor pemenangan Prabowo-Gibran, Kamis (28/12/2023).
“Dampak pertumbuhan ekonomi sebanyak tiga persen. Program makan siang gratis merupakan langkah strategis untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan kesenjangan ekonomi,” sambung mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispen AU) itu.
Azman Yunus menambahkan bahwa program tersebut berhasil menciptakan sekitar 4 juta pekerjaan dan mendorong kesejahteraan di 76 negara yang menerapkan program serupa.
“Di Indonesia pun terdapat peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan. Kesimpulannya mari kita lihat program yang masuk akal dari bapak Prabowo-Gibran, sebagai pertimbangan kita menentukan pilihan presiden dan wakil presiden untuk lima tahun kedepan,” ungkapnya.
“Bisa dibayangkan jika ini terlaksana, empat juta pekerjaan siap mendorong kesejahteraan masyarakat kita. Karenanya jangan ragu, pilih Prabowo-Gibran,” pungkasnya.
Komitmen Prabowo–Gibran Seperti diketahui, pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Prabowo–Gibran berkomitmen untuk memberikan makan siang gratis bagi anak-anak di sekolah apabila terpilih di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Melalui salah satu program andalan tersebut, Prabowo-Gibran berharap dapat memenuhi gizi anak-anak Indonesia, memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM), menggerakkan ekonomi nasional, dan mendorong kesejahteraan masyarakat.
Sebelumnya, pada awal Desember 2023, Prabowo mengungkapkan bahwa pemberian makan siang gratis telah menjadi salah satu program yang dianjurkan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
“PBB menyatakan bahwa program ini merupakan langkah yang tepat untuk mengurangi tingkat kemiskinan, mengatasi masalah kekurangan gizi, dan stunting. Hal ini akan membawa suatu bangsa bangkit menjadi kuat,” ucap Prabowo. (TIM)




1 Komentar
Izin Ketua Pak Azwan Yunus, kenapa tidak sesuai dengan arahan ketika pelaksanaan